RALS Q1 2024 : Laba Bersih Naik 254% Dan Faktor Yang Mengganjal

Download LK RALS Q1 2024

Review LK RALS Q1 2024

  • Kas NAIK dari Rp 1.1 triliun menjadi Rp 1.3 triliun
  • Aset NAIK dari Rp 4.8 triliun menjadi Rp 5.2 triliun
  • Liabilitas NAIK 18.1% dari Rp 1.3 triliun menjadi Rp 1.5 triliun
  • Ekuitas NAIK dari Rp 3.5 triliun menjadi Rp 3.6 triliun
  • Penjualan NAIK 42% dari Rp 583.7 miliar menjadi Rp 829 miliar.
  • Beban pokok pendapatan NAIK dari Rp 297.3 miliar menjadi Rp 434 miliar.
  • Laba kotor NAIK 37.9% dari Rp 286.3 miliar menjadi Rp 395 miliar
  • Laba bersih NAIK 254 % dari Rp 30.1 miliar menjadi Rp 106.8 miliar atau dari EPS 4 menjadi 17

Catatan LK RALS Q1 2024

Kas RALS di periode Q1 2024 naik 16% dari Rp 1.1 triliun menjadi Rp 1.3 triliun. Adanya kenaikan dari kas operasi dan penurunan penempatan investasi membuat kas RALS meningkat.

Adanya kenaikan kas dari operasi juga menjadi sinyal baik bagi perusahaan yang artinya penjualan dan laba bersih meningkat.

Selain kas, ternyata aset RALS juga meningkat yang ditunjang oleh kenaikan kas yang sudah dibahas dan persediaan. Wajar persediaan naik karena adanya momentum lebaran di awal April 2024.

Namun yang perlu menjadi catatan adalah apakah RALS selalu diuntungkan oleh lebaran? Baca selengkapnya di artikel INI

Yang menarik dari aset RALS ini adalah penyusun aset terbesar periode Q1 2024 adalah kas dengan besaran Rp 1.39 triliun dan investasi jangka pendek sebesar Rp 1.38 triliun.

Investasi jangka pendek ini dimasukkan ke sukuk dan obligasi serta ke emiten PT Berlian Laju Tanker Tbk atau BLTA sebesar Rp 418 Juta (Jangan disearch harganya saat ini ya…).

Untuk obligasi dan sukuk mempunyai bunga kisaran 5,13% – 9,25%.

Ada 1 hint dimana persediaan RALS dicatat per geografi atau per daerah dan Jawa Barat menjadi yang terbanyak. Ini bisa menjadi potensi bagi kita untuk mengecek secara kualitatif investing dengan cara melihat keramaian toko-toko di wilayah tertulis.

Sayang provinsi Yogyakarta tidak ada atau malah dijadikan satu dengan Jawa Tengah.

Liabilitas NAIK 18.1% dari Rp 1.3 triliun menjadi Rp 1.5 triliun. Kenaikan disebabkan utang usaha dari Rp 593.4 miliar menjadi Rp 825.4 miliar. Besar kemungkinan RALS ambil produk terus bayarnya setelah lebaran.

Penjualan RALS di periode Q1 2024 ini NAIK signifikan mencapai 42% dari Rp 583.7 miliar menjadi Rp 829 miliar.

Penjualan RALS dibagi 2 segmen yaitu per geografis dimana penjualan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara menyumbang terbesar penjualan dengan nominal Rp 547.7 miliar.

Adapun segmen berikutnya yaitu per produk dan produk yang menyumbang penjualan terbesar adalah pakaian dan asesoris dengan nominal Rp 623.5 miliar.

Adanya kenaikan beban penjualan, beban umum dan administrasi tidak berpengaruh karena laba bersih RALS naik fantastis mencapai 254.8% dari Rp 30.1 miliar menjadi Rp 106.8 miliar atau dari EPS 4 menjadi 17.

Apakah memang kinerja Q1 2024 ini sudah sesuai?

Dan ternyata ada fakta tipuan EPS di aplikasi RTI. Apa tipuannya?

Simak selengkapnya di artikel Insight berikutĀ RALS : Kinerja, Gerai, Manajemen, Dividen Dan Tips Jual Beli

Harga Wajar RALS Q1 2024

Jika menggunakan EPS 60 dan Book Value 516 maka harga wajar saham RALS menurut Graham Number sebesar 835 berbanding dengan harga sekarang Rp 474.

Artinya RALS masih undervalue bahkan masih di bawah book valuenya.

Silahkan gunakan Kalkulator Harga Wajar SahamĀ DISINI

Kesimpulan

Kinerja laba bersih RALS naik sangat fantastis mencapai 254% dibanding Q1 2023 yang murni dari kenaikan penjualannya.

Value : Ya

Growth : Tidak

Dividen : Ya

Core : Tidak

Stock Guide : Watchlist saja

Harga Beli/Jual RALS

Harga saham RALS turun 9.71% sejak awal tahun ini dimana tahun 2024 harganya dibuka di harga Rp 525.

Bahkan jika ditarik dalam 1 tahun harga RALS sudah turun 24.1% dari Rp 625.

Apakah di harga saat ini sudah saatnya masuk? Atau RALS masih ada potensi penurunan?

Jika hanya berkaca harga wajar maka harga saat ini masih sangat baik bahkan lebih rendah dibanding book valuenya.

Apalagi dividen yang dibagikan mencapai Rp 50 atau div yield mencapai 10.5%. Bahkan jikapun membeli di harga Rp 500 kita masih ada potensi div yield 10%.

Namun sepertinya ada hal yang masih mengganjal di RALS dimana saat diumumkan LK Q1 2024 dengan kinerja fantastis harga saham RALS hanya naik kisaran 5.8%.

Apa faktor yang masih mengganjal? Kami sudah menuliskannya di artikel berikut 5 Faktor Yang Perlu Diketahui Oleh Investor RALS

(Visited 358 times, 1 visits today)

Artikel terkait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *