TOTL : Beli Enggak, Beli Enggak

📌 Insight ini cuma secuil dari amunisi rahasia Stock Guide ID.

Kalau kamu merasa artikel ini ngebantu kamu jadi investor yang lebih tenang & cerdas…

💡 Boleh dong kasih tip via SAWERIA — bentuk dukunganmu bikin semangat kami makin ngebul!

📬 Stay tuned ya! Insight Premium berikutnya bakal lebih dalam & makin tajam.

=====

Hari ini tanggal 19 Mei 2023 merupakan cumdate dari pembagian dividen. Hari ini dimana nama kita akan tercatat atau tidak saat pembagian mega dividen dari perusahaan konstruksi ini.

Cerita bermula ketika TOTL mengadakan RUPS dimana tidak ada orang yang menyangka TOTL akan membagikan dividen sebesar Rp 100. Kecil ah kalo Rp 100 dibanding dividen dari emiten coal yang paling enggak Rp 1000 bahkan ITMG Rp 6000an.

Kecil memang. Tapi kalo dilihat dari harga sahamnya yang waktu itu hanya dijual di kisaran Rp 338 maka div yieldnya sebesar 29.5%.

Jelas sekali begitu RUPS memutuskan pembagian dividen dengan nominal sebesar itu harga TOTL beranjak naik hingga tertingginya Rp 460an.

Saya juga melihat kemugkinan harusnya bisa nih tembus Rp 1000 juga karena di harga Rp 1000 div yieldnya masih 10%. Masih sangat besar dibanding emiten lain.

Tapi ternyata harga Rp 460 itu menjadi harga tertinggi yang bisa dicapai.

Banyak analisa yang menyatakan :

  • Hati-hati dividen trap
  • Dividen ini hanya sekali saja
  • Harusnya tidak mungkin lha wong EPSnya saja hanya Rp 26
  • Harus dibeli lha wong sebenarnya dividen reguler TOTL sudah tinggi juga kok apalagi manajamene optimis dengan tahun 2023

Saya ikut membaca semua analisa yang ada baik yang mendukung maupun yang kontra

1. Hati-hati dengan dividen trap

Jelas. Semua investor harus waspada dengan dividen trap ini karena saat dividen diumumkan dan nominalnya besar maka akan masuk berbagai orang baik trader, investor, copeter dll.

Tetapi untuk momen ini teman-teman bisa membaca tulisan berikut Memahami Dividen, 4 Dividen Trap Yang WAJIB Diketahui dan Solusinya

Selain itu dividen trap ini ada solusinya juga di poin no 4

2. Dividen besar ini hanya sekali

Begitu RUPS memutuskan TOTL membagikan dividen sebesar Rp 100 langsung banyak yang membandingkan dengan emiten coal.

Memang tidak salah tetapi yang perlu diingat dividen emiten coal memang langganan berdividen besar bahkan rata-rata di atas 10% div yieldnya.

TOTL kemungkinan besar membagikan dividen sebesar ini hanya kali ini saja.

Artinya di momen ini ya dinikmati saja dan untuk div tahun berikutnya akan dijabarkan di poin no 4 juga

3. Harusnya tidak mungkin lha wong EPSnya cuma Rp 26

Ada analisa yang datang yang membahas kok bisa EPS cuma segitu tapi memberi dividen segini.

Hal ini sudah dijelaskan oleh manajemen TOTL bahwa dividen kali ini memang tidak hanya menggunakan laba bersih tetapi juga mengambil dari saldo laba ditahan. Baca : Laba Bersih Hanya Rp 91,6 Miliar Tapi Dividennya Rp 341miliar. Kok Bisa?

Trus ada analisa yang mengatakan bahwa TOTL sudah tidak berkembang lagi, tidak punya keinginan ekspansi.

Kalo yang ini sih tidak akan saya tanggapi. Lha wong yang berbicara cuma remahan peyek kok…Kecuali yang memberi statemen Pak DJADJANG atau Dirutnya.

Atau bisa juga baca berita ini Baca : Tahun 2023 TOTL Targetkan Kenaikan Kontrak 30%

4. Harus dibeli karena dividen regulernya juga sudah termasuk tinggi

Poin no 4 ini yang kemudian menjadi pemikiran saya. Saat itu saya belum punya TOTL ya..

Awalnya ketika melihat TOTL membagikan dividen Rp 100 saya pikir bisalah harganya terbang sampe Rp 1000 atau paling tidak nangkring di atas Rp 500.

Tetapi sampe hari ini atau hari cumdate terakhir harganya sudah sideways di kisaran 400 hingga 420.

Kalo TOTL terbang sampe di atas Rp 700 jelas saya tidak perlu berpikir ulang karena div trapnya pasti gede sekali dan tidak seimbang dengan besaran dividennya.

Eh ternyata hanya di kisaran Rp 420 dan ada analisa berikut

  • Jika kita beli di harga Rp 420 maka div yieldnya 23.8%
  • Artinya kita beli TOTL di harga asli Rp 420-100 = Rp 320. Jika nanti ARB berjilid-jilid dan nyampe di harga 320 lagi ya berarti sama saja. Besaran dividen dan besaran kerugiannya sama dan jika kita belum menjualnya artinya kita hanya mengalami floating los saja.
  • Di harga 320 berapa div rata-rata TOTL? Simak grafik di bawah ini

Kecuali di tahun 2020 dan 2021 yang memang hanya membagikan dividen kecil akibat pandemi, rata-rata dividen yang dibagikan oleh TOTL di kisaran 25 hingga 50 atau jika kita ambil tengahnya Rp 30 maka div yield TOTL di harga Rp 300 sebesar 10% atau dengan harga Rp 320 maka div yieldnya sebesar 9%.

Memang konsep ini akan berlaku jika teman-teman akan hold jangka lama minimal 1 tahun.

Tapi kalo cuma jadi copeter ya sebaiknya jangan atau mau jadi div hunter ya jangan masuk ya…

Paham ya…

Eh artikel ini dibuat biar banyak ritel yang masuk dan disuruh cuci piring ya karena admin sudah punya barang di harga bawah?

Hmmmm…Kalo ada pertanyaan atau pernyataan begini tidak usah dijawab ya…

Jadi beli enggak, beli enggak, beli enggak

(Visited 458 times, 1 visits today)

Artikel terkait...

6 Responses

  1. Benny says:

    Bagus om untuk pertimbangan .Setuju stlh cumdate Arb berjilid ya …Arb 3x masih cuan om …

  2. Adhi says:

    terima kasih insight rata-rata dividen per tahun nya om, nambah parameter untung timbangan valuasinya

  3. Rjng2000 says:

    Sy beli avg 422 sy ambil dev sy putar tempat lain devnya udh cuan ke ptba dan untr dan adro dimana disana beranak cucu, tahun ini udh ke 436 udh balik modal dan beranak cucu lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *