9 Kalkulator Saham Excel GRATIS Untuk Kamu

9 Kalkulator Saham Excel GRATIS Untuk Kamu

Kalkulator saham merupakan salah satu instrumen yang WAJIB dimiliki oleh para investor terutama investor pemula karena membantu kita untuk menentukan plan yang tepat seperti menentukan harga wajar, melakukan perhitungan average down maupun average up, memperkirakan dividen hingga menentukan apakah emiten yang sedang tumbuh sudah mahal atau masih murah.

Kabar baiknya adalah Stock Guide ID menyediakan 9 kalkulator investasi saham yang bisa digunakan secara FREE dan bisa langsung digunakan tanpa didownload. Kenapa bisa digunakan tanpa didownload? Karena calculator saham ini berbasis excel tetapi online.

Mungkin akan banyak yang bertanya kenapa tidak versi excel biasa saja? Karena kalo menggunakan excel biasa tidak akan ada update jika ada kesalahan.

Berikut ini 9 kalkulator saham online yang bisa digunakan oleh teman-teman :

1. Kalkulator valuasi/ harga wajar saham menggunakan Graham Number

Menentukan harga wajar suatu saham jelas menjadi poin paling utama bagi value investor.

Dengan menentukan harga saham ini maka kita bisa melakukan plan berikutnya seperti apakah kita layak membeli saham tersebut, berapa titik beli yang tepat dan berapa titik jual yang optimal.

Ada banyak versi untuk menghitung harga wajar suatu saham dan di bawah ini adalah kalkulator valuasi saham menggunakan Graham Number.

Kenapa Graham Number? Karena menurut saya yang perhitungannya paling sederhana. Komponen rumusnya hanya menggunakan EPS dan Book Value.

Memang ada beberapa kelemahan seperti ketika EPS merah atau minus tidak akan bisa dihitung harga wajarnya.

Baca : Bagaimana Kalo EPS Perusahaan Yang Kita Incar Ternyata MERAH? (Studi Kasus Saham ANJT)

Cara menggunakan kalkulator di bawah ini sangat mudah yaitu cukup dengan memasukkan angka di kolom EPS dan BVPS maka kolom harga wajar otomatis keluar nilainya.

Sekadar informasi rumus di kalkulator tersebut sebagai berikut

Harga Wajar = √22.5 x EPS x BVPS

Ket : dikali semua baru diakar

Penjelasannya sebagai berikut

Konstanta 22.5 merupakan nilai tetap yang merupakan sebuah asumsi yang berdasarkan pengalaman puluhan tahun Ben Graham di pasar modal bahwa PER sebuah saham yang baik tidak boleh melebihi dari 15, dan PBV sebuah saham yang baik tidak boleh melebihi 1.5, dan konstanta 22.5 ini didapat dari 15 x 1.5

2. Margin Of Safety (MOS)

Dalam menghitung valuasi suatu saham kita bisa saja terlalu optimis karena itu saham pilihan kita.

Agar kita terhindar dari rasa optimis yang berlebihan maka ada istilah MOS atau Margin of Safety

Margin of  Safety (MOS) adalah selisih harga saham saat ini dengan nilai intrinsiknya/ harga wajarnya.

Dalam ilmu investasi, margin of safety (MOS) sebenarnya menggambarkan selisih antara harga saham (market value) dengan nilai intrinsik (intrinsic value) saham tersebut. Margin of safety atau biasa disebut juga dengan “margin pengaman” atau “batas aman” ini, adalah konsep yang dipopulerkan oleh Benjamin Graham dan David Dodd dalam bukunya yang berjudul The Security Analysis (1934).

Jadi penjelasannya seperti ini, metode valuasi seperti Graham Number atau metode lain bisa saja salah. Dari sini kita mengambil ancang-ancang untuk memperkirakan jika terjadi kesalahan.

Rumus MOS = 1 – (Harga saham / Nilai intrinsik)

Semakin tinggi MOSnya maka semakin bagus.

3. Enterprise Value / EBITDA (EV/EBITDA)

Untuk kalkulator enterprise value/ebitda ini belum ada penjelasan yang detail karena memang saya belum menemukan konsep yang tepat.

Namun teman-teman tetap bisa memakainya untuk mencari nilai EV/Ebitda.

Menurut beberapa suhu yang pernah saya baca artikelnya, nilai yang wajar EV/Ebitda untuk suatu saham adalah 15. Jadi carilah saham-saham yang mempunyai nilai di bawah 15.

Untuk rumusnya agak rumit tetapi teman-teman cukup memasukkan angka-angka yang ada di kolom warna biru saja.

4. Kalkulator Average Down dan Average Up

Saat sudah membeli saham nanti ada momen dimana saham langsung naik atau justru malah turun.

Saat naik kita bisa melakukan 2 langkah yaitu langsung jual atau mau melakukan average up.

Teman-teman bisa membaca panduan lengkap bagaimana teknik menjual dan kapan momen yang tepat untuk menjual di artikel berikut 4 Waktu Yang TEPAT Untuk Menjual Saham Dan 2 Metode Menjual Yang PERLU Diperhatikan

Saat turun sebaiknya kita melakukan average down dibanding cutloss asalkan kinerja sahamnya masih baik-baik saja.

Berikut ada 2 artikel yang bisa dijadikan panduan untuk melakukan average down

Kapan Waktu Yang TEPAT Membeli Saham? Kapan Waktu Yang TEPAT Untuk Average Down Atau Average Up?

Sebagai investor kita boleh-boleh saja melakukan cutloss dan saya sudah membuatkan artikelnya kapan sih sebaiknya melakukan cutloss

Bolehkah Investor Cutloss? Dan Bagaimana Langkahnya?

Dan berikut ini kalkulator average down maupun average up bagi teman-teman

5. Kalkulator perkiraan dividen

Dividen merupakan salah satu bentuk keuntungan paling nyata bagi perusahaan yang diberikan kepada investor ritel.

Namun ternyata ada beberapa dinamika pembagian saham. Ada istilah dividen hunter, ada dividen investor hingga dividen waiting investor.

Teman-teman bisa membaca artikelnya disini terkait apa saja pengertian istilah di atas

Kamu Dividen Investing Atau Dividen Hunter? Atau Malah Dividen Waiting Investor

Dinamika berikutnya yang wajib diketahui terkait dividen ini adalah adanya istilah dividen trap yaitu dimana saat pembagian dividen kita bukannya untung malah buntung.

Baca selengkapnya di artikel berikut Memahami Dividen, 4 Dividen Trap Yang WAJIB Diketahui dan Solusinya.

Kabar baiknya adalah kita bisa memprediksi berapa besaran dividen yang akan diberikan dan kita perlu menggunakan kalkulator perkiraan dividen agar kita bisa masuk lebih dulu atau justru menghindarinya daripada terkena dividen trap.

6. Kalkulator CAGR (Compound Annual Growth Rate)

CAGR atau Compound Annual Growth Rate adalah rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan suatu investasi dalam jangka waktu tertentu lebih dari satu tahun.

Rumus CAGR

((nilai  akhir/nilai awal)∧ 1/lama tahun)-1

∧ = pangkat

lama tahun = jumlah tahun -1 karena tahun pertama merupakan tahun permulaan.

 

Jika teman-teman bingung bisa membaca artikel lengkapnya disini Penjelasan Kalkulator CAGR Lengkap + Sahamnya

Cuma kelemahan dari CAGR ini hanya menggunakan nilai awal dan akhir sehingga kita tidak tahu kondisi nilai yang ada di tengah.

Kelebihan CAGR adalah jika nilia tengahnya ada banyak maka dengan menggunakan CAGR ini lebih mudah.

7. Kalkulator AAGR (Average Annual Growth Rate) 

Average Annual Growth Rate (AAGR) adalah tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata nilai aset, investasi, portofolio, atau arus kas. AAGR ditentukan dengan mengambil rata-rata numerik dari tingkat pertumbuhan tahun ke tahun yang ditentukan atau dihitung.

AAGR ini menurut saya lebh fair karena memperhitungkan nilai yang ada di tengah sehingga lebih valid. Namun kelemahannya adalah jika nilai yang dihitung banyak maka tentu saja akan menjadi sulit.

AAGR ini mempunyai 2 rumus yaitu

1. menentukan persentase pertumbuhan tiap tahun

Rumusnya Persentase = (Nilai akhir/nilai awal)-1

2. menjumlahkan semua persentase dibagi jumlah tahun

AAGR = persentase 1+ persentase 2 +..persentase n/ n

8. Kalkulator PEG Ratio (Price/Earnings to Growth)

PEG ratio atau Price/Earnings to Growth adalah rasio yang membandingkan antara harga saham saat ini dengan laba bersih yang dihasilkan (EPS) dibagi rata-rata pertumbuhan laba bersih (EPS).

Rasio PEG ini akan cocok diterapkan bagi perusahaan yang sedang bertumbuh atau growth karena memperhitungkan nilai awal, nilai tengah dan nilai akhir.

Teman-teman bisa langsung menghitungnya di bawah ini

Kalo ternyata masih bingung bisa mengikuti tutorial di link berikut Kalkulator PEG Ratio FREE + Contoh Sahamnya

9. Kalkulator compounding saham

Kita berharap dengan berinvestasi saham maka kita bisa meningkatkan kekayaan kita atau menuju finansial freedom.

Salah satu caranya memang dengan melakukan compounding atau menggunakan konsep bunga berbunga.

Konsep compounding ini adalah dengan menambahkan “anak” hasil investasi ke modal awal sehingga modalnya semakin membesar atau menggulung.

Teman-teman bisa menggunakan kalkulator compounding di bawah ini ya Kalkulator compounding saham

Kalkulator compounding saham

Keterangan

Curency (mata uang) : pilih saja yang paling kanan sesuai gambar di atas

Base amount (tabungan saat ini) : diisi aja 0 jika kalian belum mempunyai tabungan

Interest rate (persentase investasi) : bisa diisi 15. Untuk contoh deposito bank sekitar 6% per tahun

Calculation period (lama investasi) : bisa diisi sesuai target kalian. Contohnya butuh waktu selama 15 tahun jika usia sekarang 25 tahun dengan target pensiun usia 40 tahun

Compound interval (satuan kenaikan) : kenaikannya mau harian, mingguan, bulanan atau tahunan

Regular monthly (bulanan rutin) : uang yang akan ditabung setiap bulan

Hasilnya

Semoga dengan menggunakan kalkulator di atas teman-teman bisa mendapat profit dari saham.

Tetap pantau artikel ini karena siapa tau ada kalkulator saham lainnya yang bisa membuat cuan kita semakin optimal di bursa saham.

Sumber :

1. https://www.ekonomidaninvestasi.my.id/

(Visited 7,594 times, 10 visits today)

Leave a Reply

Artikel Lainnya