SBMA Q4 2024 : Laba Bersih Naik 182%, 4 Keuntungan dan 3 PR

Download LK SBMA Q4 2024

Review LK SBMA Q4 2024

  • Kas NAIK 119.3% dari Rp 4.75 miliar menjadi Rp 10.42 miliar
  • Aset NAIK dari Rp 289.97 miliar menjadi Rp 276.17 miliar
  • Liabilitas NAIK 2.22% dari Rp 60.72 miliar menjadi Rp 62.07 miliar
  • Ekuitas NAIK 5.78% dari Rp 215.44 miliar menjadi Rp 227.89 miliar
  • Penjualan NAIK 16.15% dari Rp 113.36 miliar menjadi Rp 131.67 miliar
  • Beban pokok pendapatan NAIK 4.07% dari Rp 59.72 miliar menjadi Rp 62.15 miliar
  • Laba kotor NAIK 29.60% dari Rp 53.64 miliar menjadi Rp 69.52 miliar
  • Laba bersih NAIK 182.24% dari Rp 4.73 miliar menjadi Rp 13.35 miliar atau EPS Rp 5.09 menjadi Rp 14.37

Kondisi Perusahaan

Kas SBMA di periode Q4 2024 naik 119.3% dari Rp 4.75 miliar menjadi Rp 10.42 miliar. Jika tidak melihat secara komprehensif maka kenaikan kas ini sangat membahagiakan.

arus kas SBMA 2024

Namun jika ditelusuri di arus kas akan terlihat 2 hal yang membahagiakan dan 1 sudah terbiasa.

Yang membahagiakan adalah kenaikan arus kas ini salah satunya ditunjang oleh pendapatan operasi yang naik dari Rp 17.24 miliar menjadi Rp 27.39 miliar.

Namun yang sudah terbiasa adalah kenaikan tertinggi disumbang oleh pendapatan dari utang bank jangka pendek dari Rp 6.47 miliar menjadi Rp 38.77 miliar.

Untung saja ada 1 kabar bahagia lagi dimana SBMA periode 2024 ini membayar hutang bank jangka pendek sangat tinggi dari Rp 9.03 miliar menjadi Rp 47.92 miliar.

Secara umum operasi yang kuat memiliki dampak yang lumayan.

Aset total SBMA naik dari Rp 289.97 miliar menjadi Rp 276.17 miliar

aset SBMA 2024

Unsur penyusun aset SBMA terbesar sebagai berikut

1. Aset tetap senilai Rp 248.13 miliar

2. Piutang usaha sebesar Rp 21.82 miliar

Untuk piutang usaha ini perlu kita cari tahu jatuh temponya.

piutang usaha SBMA 2024

Terlihat bahwa ada Rp 11.89 miliar yang belum jatuh tempo. Opsi seperti ini perlu dicari tau utang dan utang usahanya agar kita secara sekilas bisa melihat flow bisnisnya.

Ada emiten yang memang bisnisnya piutang usaha dan utang usahanya sama-sama lama.

Ada yang piutang usaha lebih lama dibanding utang usahanya.

3. Kas sebesar Rp 10.42 miliar

Liabilitas SBMA naik 2.22% dari Rp 60.72 miliar menjadi Rp 62.07 miliar

liabilitas SBMA 2024

Berikut ini penyusun hutang terbesar SBMA

1. Hutang bank jangka panjang Rp 15.3 miliar yang turun dari Rp 17.55 miliar

Kabar lumayan bagus untuk para investor dan calon investor SBMA. Tapi tentu tidak cuma disini saja, kalo kita mau melihat lebih dalam harus membandingkan hutang bank SBMA dalam beberapa tahun ke belakang.

Apakah memang ada tren menurun atau hanya 1 momen di 2024 ini saja.

2. Uang jaminan pelanggan sebesar Rp 12.12 miliar.

Terkait uang jaminan pelanggan ini ibarat jaminan seperti KTP. Jika tabung milik SBMA dihilangkan pelanggan maka uang Rp 12.12 miliar menjadi milik SBMA.

3. Utang bank jangka pendek sebesar Rp 8.28 miliar

Dalam hutang bank jangka pendek ini agak mengkhawatirkan dimana kas SBMA hanya Rp 10.2 miliar tetapi ada hutang bank jangka pendek Rp 8.28 miliar dan hutang bank jangka panjang yang jatuh tempo 1 tahun sebesar Rp 4.3 miliar.

Artinya SBMA paling tidak harus menyiapkan cash sebesar Rp 12.58 miliar baik dari kas perusahaan maupun pinjaman bank.

Inilah yang menjadi salah satu titik SBMA berpotensi gali lubang tutup lubang.

4. Beban akrual sebesar Rp 7.99 miliar

5. Hutang jangka panjang yang jatuh tempo 1 tahun sebesar Rp 7.65 miliar

Nah sekarang kita perlu melihat utang usahanya yang ternyata hanya sebesar Rp 2.41 miliar dengan yang belum jatuh tempo Rp 2.38 miliar.

Terkait utang usaha yang dibandingkan dengan piutang usaha tidak terlalu signifikan.

Yang signifikan justru dari sisi piutang usaha yang pembayarannya lama.

Kas sedikit, piutang usaha lama tetapi ada hutang bank yang cukup besar.

Apa artinya? Potensi SBMA akan gali lubang tutup lubang sangat tinggi. Dan sudah terbukti di arus kas ada penerimaan hutang dan ada pembayaran hutang.

Ekuitas SBMA Q4 2024 naik 5.78% dari Rp 215.44 miliar menjadi Rp 227.89 miliar

Dengan melihat aset yang terdiri dari aset tetap, piutang yang lama dan kas dibanding dengan utang bank jangka pendek dan jangka panjang, kami melihat bahwa kualitas book value SBMA tidak baik-baik saja namun hanya cukup.

Sekali lagi memang kita perlu tau flow bisnis emiten seperti SBMA ini apa memang bisnisnya menggunakan pola gali lubang tutup lubang atau memang kondisi saat ini belum ideal.

Siapa tau dengan kinerja perusahaan yang terus naik kondisi perusahaan jadi lebih baik.

Teman-teman wajib membaca artikel berikut Mengulik Book Value & TIDAK Semua Saham Undervalue Layak Investasi

Kinerja Perusahaan

Penjualan SBMA di periode Q4 2024 naik 16.15% dari Rp 113.36 miliar menjadi Rp 131.67 miliar

pendapatan SBMA 2024

 

Ada bisnis oxygen dan nitrogen yang naik signifikan, tetapi untuk bisnis argon menurun juga cukup signifikan. Perlu dicari tau lebih detail terkait bisnis ini kenapa bisa naik dan turun.

Kenaikan penjualan diikuti dengan beban pokok pendapatan yang naik 4.07% dari Rp 59.72 miliar menjadi Rp 62.15 miliar sehingga menghasilkan kenaikan laba kotor sebesar 29.60% dari Rp 53.64 miliar menjadi Rp 69.52 miliar.

Terkait beban pokok pendapatan ada kenaikan yang signifikan dari sisi pembelian bahan baku yang naik dari Rp 38.82 miliar menjadi Rp 45.29 miliar.

laba rugi SBMA 2024

Tidak ada hal yang aneh dalam laporan laba rugi SBMA.

Hanya ada kenaikan beban umum dan administrasi dari Rp 39.58 miliar menjadi Rp 49.37 miliar yang disumbang oleh kenaikan gaji dan tunjangan dari Rp 20.13 miliar menjadi Rp 24.59 miliar.

Laba bersih SBMA periode Q4 2024 naik 182.24% dari Rp 4.73 miliar menjadi Rp 13.35 miliar atau EPS Rp 5.09 menjadi Rp 14.37.

Kinerja yang sangat istimewa ditengah isu global.

Pertanyaannya apakah kenaikan ini bisa diteruskan di periode berikutnya di tengah berbagai isu ekonomi saat ini? Atau hanya one season wonder? Perlu ditelusuri lebih lanjut. Stock Guide pengen sih membuat INSIGHT

Kinerja Saham

saham SBMA 2024

Dengan kondisi perusahaan yang sedang mengarah ke perbaikan, kinerja perusahaan yang sangat istimewa, kita malah disuguhkan dengan potensi yang juga istimewa (Kalo kalian melihatnya dari sisi positif ya)

Inilah bursa saham dimana sering tidak rasional kadang rasional.

Dengan penurunan harga 33% dalam 1 tahun ini tentu saja SBMA menawarkan peluang yang sangat bagus.

Rasio-Rasio Penting

Harga : 112 (harga tanggal 10/04/2025)

EPS : 14.36 (annualised)

Book Value : 245 (annualized)

Harga Wajar : 281 (Graham Number)

MOS : 60%

PEG Ratio : –

PER : 7.80

PBV : 0.46

GPM : 52.8%

NPM : 10.1%

ROE : 4.32%

Harga Wajar SBMA Q4 2024

Jika menggunakan EPS 14.36 dan Book Value 245 maka harga wajar saham SBMA Q4 2024 menurut Graham Number sebesar 281 berbanding dengan harga sekarang Rp 112 (Penutupan tanggal 09 April 2025).

Artinya SBMA masih sangat undervalue.

Silahkan gunakan Kalkulator Harga Wajar Saham DISINI

Kesimpulan Review Saham SBMA

Kondisi perusahaan membaik, kinerja perusahaan istimewa, kinerja sahamnya menurun

Value : Ya 

Growth : Tidak

Dividen : Tidak

Core : Tidak

Stock Guide :  Ya

Harga Beli/Jual SBMA

Dengan melihat tren

  1. kondisi perusahaan yang membaik walaupun masih ditopang oleh aset tetap dan piutang usaha yang belum jatuh tempo 
  2. hutang mulai mengecil
  3. kinerja perusahaan istimewa
  4. kinerja saham downtren

Maka sebenarnya SBMA layak masuk ke portofolio.

Tetapi memang perlu ditelusuri lebih lanjut terkait

  1. hutang SBMA yang memang sedang menurun
  2. potensi kenaikan pendapatan di tahun berikutnya
  3. isu global apakah bisa menghambat kinerja SBMA di tahun mendatang

Jikapun masuk harga saat ini sudah sangat worthed. Kalo dapat Rp 110 lumayan istimewa.

=======

Mau baca ANALISA terbaru saham? Klik DISINI

Mau baca INSIGHT yang lebih dalam? Klik DISINI

Mau baca MATERI tentang saham untuk investor pemula? Klik DISINI

Mau menggunakan Kalkulator khusus Saham? Klik DISINI

(Visited 229 times, 1 visits today)

Artikel terkait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *