IPCC Q2 2025 : Laba Bersih Naik 41.10% Cocok Untuk Siapa & Pelabuhan Patimban
Download LK IPCC Q2 2025
Review LK IPCC Q2 2025
- Kas NAIK 18.75% dari Rp 810.39 miliar menjadi Rp 962.36 miliar
- Aset NAIK 5.37% dari Rp 1.85 triliun menjadi Rp 1.95 triliun
- Liabilitas NAIK 19.34% dari Rp 573.50 miliar menjadi Rp 684.40 miliar
- Ekuitas TURUN 0.90% dari Rp 1.27 triliun menjadi Rp 1.26 triliun
- Pendapatan NAIK 15.35% dari Rp 360.26 miliar menjadi Rp 415.55 miliar
- Beban pokok pendapatan NAIK 9.82% dari Rp 224.07 miliar menjadi Rp 246.08 miliar
- Laba kotor NAIK 24.44% dari Rp 136.18 miliar menjadi Rp 169.46 miliar
- Laba bersih NAIK 41.10% dari Rp 80.68 miliar menjadi Rp 113.84 miliar atau EPS naik dari Rp 44.37 menjadi Rp 61.62
Kondisi Perusahaan
Kas IPCC di periode Q2 2025 naik 18.75% dari Rp 810.39 miliar menjadi Rp 962.36 miliar

Faktor pengungkit kas IPCC jika dibanding langsung dengan Q2 2024 adalah
- kenaikan penerimaan kas dari pelanggan
- tidak adanya pembayaran dividen di periode Q2 2025
Aset total IPCC naik 5.37% dari Rp 1.85 triliun menjadi Rp 1.95 triliun

Berikut ini penyusun aset terbesar IPCC
1. kas sebesar Rp 962.36 miliar
2. aset hal guna Rp 495.99 miliar
3. aset tetap Rp 338.62 miliar
Liabilitas IPCC naik 19.34% dari Rp 573.50 miliar menjadi Rp 684.40 miliar

Berikut penyusun hutang IPCC terbesar
1. Liabilitas sewa Rp 388.23 miliar
2. Utang dividen pihak berelasi Rp 125.36 miliar
Utang dividen ini yang menjadi faktor kenaikan adanya hutang total IPCC dimana di Q2 2024 tidak ada sama sekali.
3. Bagian lancar atas liabilitas sewa Rp 57.10 miliar
Dengan melihat kasnya saja semua hutang IPCC bisa langsung lunas.
Ekuitas total IPCC Q2 2025 turun 0.90% dari Rp 1.27 triliun menjadi Rp 1.26 triliun

Jika melihat book value IPCC maka termasuk kategori book value yang istimewa.
Kinerja Perusahaan
Penjualan IPCC di periode q2 2025 naik 15.35% dari Rp 360.26 miliar menjadi Rp 415.55 miliar

Lini bisnis utama yaitu pelayanan jasa terminal yang naik dari Rp 340.96 miliar menjadi Rp 395.28 miliar.
Pelayanan rupa-rupa usaha naik cukup signifikan dari Rp 4.8 miliar menjadi Rp 11.54 miliar.
Pengusahaan tanah turun sangat signifikan dari Rp 8.5 miliar menjadi Rp 326 juta.
Ada yang menarik dari segmen pendapatan IPCC

Di atas ada 2 perusahaan yang membukukan pendapatan lebih dari 10%.
Terlihat ada PT Toyota Motor yang justru menurun dari Rp 66.38 miliar menjadi 43.59 miliar atau tinggal 10.01% dari 18.43%.
Kita semua tau bahwa industri kendaraan sedang turun tetapi industri kendaraan listrik justru naik. Nah di saat pendapatan IPCC naik, justru pendapatan dari PT Toyota turun. Ada 2 hal yang menarik
- Kemungkinan naiknya pendapatan IPCC disuplai oleh BYD dan beberapa merk lainnya
- Bisa saja di Q3 2025 besok pendapatan Toyota sudah turun dibawah 10%
Selain terkait penyumbang pendapatan ada hal yang bisa kita pahami lagi yaitu segmen geografis atau lokasi pelabuhan yang dikelola oleh IPCC

Pelabuhan Tanjung Priok menjadi penyumbang terbesar dan juga yang mengalami kenaikan tertinggi.
Untuk Belawan malah mengalami penurunan dan Makassar, Balikpapan serta Banjarmasin mengalami kenaikan.
Sekarang masuk ke bagian laba rugi.

Kenaikan penjualan juga diikuti dengan kenaikan beban pokok pendapatan 9.82% dari Rp 224.07 miliar menjadi Rp 246.08 miliar.
Namun demikian laba kotor IPCC masih mengalami kenaikan 24.44% dari Rp 136.18 miliar menjadi Rp 169.46 miliar
Berikut ini ringkasan segmen laba rugi IPCC
- beban umum dan administrasi naik dari Rp 32.04 miliar menjadi Rp 37.7 miliar
- pendapatan keuangan naik dari Rp 20 miliar menjadi Rp 28.94 miliar
Laba bersih IPCC periode Q2 2025 naik 41.10% dari Rp 80.68 miliar menjadi Rp 113.84 miliar atau EPS naik dari Rp 44.37 menjadi Rp 61.62
Kinerja Saham

Kondisi perusahaan yang solid dan dibarengi kinerja perusahaan yang mennajak naik membuat kinerja saham terapresiasi dengan baik dengan kenaikan 64%.
Apakah masih bisa masuk dengan harga saat ini?
Simak terus artikelnya nanti teman-teman akan tau jawabannya
Rasio-Rasio Penting
Harga : 1110 (harga tanggal 25/07/2025)
EPS : 125 (annualised)
Book Value : 696 (annualized)
Harga Wajar : 1399 (Graham Number)
MOS : 21%
PEG Ratio : –
PER : 8.86 (annualized)
PBV : 1.59
GPM : 40.8%
NPM : 27.4%
ROE : 19.39%
Harga Wajar IPCC Q2 2025
Jika menggunakan EPS 125 dan Book Value 696 maka harga wajar saham IPCC Q2 2025 menurut Graham Number sebesar 1399 berbanding dengan harga sekarang Rp 1110 (Penutupan tanggal 25 Juli 2025).
Artinya IPCC masih undervalue tetapi sudah dekat fair valuenya
Silahkan gunakan Kalkulator Harga Wajar Saham DISINI
Kesimpulan Review IPCC
Kondisi perusahaan berkualitas, kinerja perusahaan istimewa dan kinerja saham naik signifikan.
Value : Ya
Growth : Ya
Dividen : Ya
Core : Tidak
Stock Guide : Ya
Harga Beli/Jual IPCC
Jika teman-teman menjadi seorang value investor dan melihat kinerja saham IPCC sudah naik 60% maka kemungkinannya IPCC ini hanya masuk ke watchlist karena harga wajar per Q2 2025 hanya Rp 1399 dan harga saat ini Rp 1110
Jika teman-teman seorang growth investor mungkin bisa saja memasukkan IPCC ke portofolio karena memang kinerjanya tumbuh signifikan dengan kenaikan laba bersih menyentuh 41% walaupun harga sahamnya sudah naik signifikan
Nah bagi seorang dividen investor jelas IPCC masuk ke dalam portofolio dengan potensi dividen yield di atas 8%.
Berbeda jika dividen yieldnya sudah dibawah 8% walaupun memang ada potensi akan growth.
Ada yang unik dimana biasanya jika kinerja naik maka harga saham akan naik. Tapi berbeda dengan IPCC yang setelah LK Q2 2025 dirilis harga sahamnya malah anteng. Kok bisa? Bisa aja.
Berarti mending milih emiten yang harga sahamnya naik donk?
Gitu juga boleh.
Tapi teman-teman utamanya dividen investor sebaiknya membaca artikel ini Gimana Kalo Harga Saham Dividen Stock Saya Tidak Naik?
Terakhir nih terkait IPCC di Q2 2025 ini
1. Penjualan IPCC naik tetapi sumbangsih Toyota turun maka besar kemungkinan yang naik BYD
2. BYD sedang membangun pabrik di Subang dan operasional dimulai awal tahun 2026
3. Pabrik BYD ini dekat dengan Pelabuhan Patimban
4. Patimban merupakan kompetitor IPCC yang didukung Pemerintah
5. IPCC di tahun 2025 ini akan investasi di Patimban
=======
Mau baca terkait DIVIDEN INVESTING? Klik DISINI
Mau baca ANALISA terbaru saham? Klik DISINI
Mau baca INSIGHT yang lebih dalam? Klik DISINI
Mau baca MATERI tentang saham untuk investor pemula? Klik DISINI
Mau menggunakan Kalkulator khusus Saham? Klik DISINI
======
Disclaimer : semua tulisan di atas hanyalah opini pribadi berdasarkan laporan keuangan dan informasi yang ada.
Jika ada yang mengambil keputusan berdasar tulisan di atas maka Stock Guide tidak bertanggung jawab apapun.

