EKAD Q1 2023 : Revenue Turun 19%, Laba Bersih Turun 21% & Masih Undervalue

EKAD Q1 2023 : Revenue Turun 19%, Laba Bersih Turun 21% & Masih Undervalue
Miliar RupiahQ1 2023Q1 2022%
BALANCED
Cash4293929.44
Total Asset1,2311,2210.82
S.T.Borrowing5456(3.57)
L.T.Borrowing4951(3.92)
Total Debt103107(3.74)
Total Equity1,1281,1141.26
Lembar Saham33
INCOME STATEMENT
Revenue141175(19.43)
Gross Profit4756(16.07)
Operating Profit2634(23.53)
Net.Profit2228(21.43)
RATIO
Harga266283-6.01
Deviden*010-100.00
Div Yield0.003.53-100.00
EPS*2937-21.43
BVPS3763711.26
PER*9.07819.63
PBV0.710.76-7.17
ROA*7.19.2-22.07
ROE*7.810.1-22.40
GPM33.332.04.17
OPM18.419.4-5.09
NPM15.616.0-2.48
Graham Number498558
MOS46.6049.33
* Annualised

Download Lapkeu EKAD Q1 2023

Catatan :

  • Cash 34% dibanding total aset
  • Revenue turun 19% dan laba bersih turun 21%
  • GPM masih di atas 30% yang artinya EKAD kemungkinan besar masih market leader di bisnis perekat. Tetapi EKAD juga waspada karena grafik EPS sejak tahun 2020 menunjukkan bahwa kinerja EPS tahunan tidak stabil.

Kesimpulan

Jika menggunakan EPS 29 dan Book Value 376 maka harga wajar saham EKAD menurut Graham Number sebesar 498 berbanding dengan harga sekarang Rp 266.

Artinya EKAD masih sangat undervalue. Tapi kalian sebaiknya membaca ini dulu ya EKAD Berjuang Tetap Melekat & Perkiraan Dividen Tahun 2023

Value : Ya

Growth : Tidak

Dividen : Ya

Core : Tidak.

(Visited 182 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Artikel Lainnya