INTP VS SMGR : Mana Yang Lebih Bagus?

Artikel ini merupakan INSIGHT Premium dari Stock Guide ID.

Jika berkenan boleh lo memberikan tip melalui linkĀ TIP Stock Guide ID

Nantikan INSIGHT Premium lainnya ya

=====

Dalam forum-forum banyak yang membahas industri semen yang saat ini sedang over supply. Disisi lain malah ada provinsi yang mengijinkan pendirian pabrik baru dari negri Tiongkok.

Di artikel ini, kami tidak akan membahas tentang sektor semennya, tetapi langsung membandingkan 2 emiten yang kondang di industri semen.

2 emiten itu adalah INTP (Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.) dan SMGR (Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Basis laporan keuangan yang kami gunakan adalah Laporan keuangan Q1 2024

1. KONDISI PERUSAHAAN

Berikut ini detail kondisi perusahaan INTP menggunakan basis laporan keuangan Q1 2024

  • Kas TURUN dari Rp 3.1 triliun menjadi Rp 2.5 triliun
  • Aset TURUN dari Rp 29.6 triliun menjadi Rp 28.7 triliun
  • Liabilitas TURUN 12% dari Rp 8.6 triliun menjadi Rp 7.5 triliun.
  • Ekuitas NAIK dari Rp 20.9 triliun menjadi Rp 21.2 triliun

Berikut ini detail kondisi perusahaan SMGR menggunakan basis laporan keuangan Q1 2024

  • Kas NAIK dari Rp 6.9 triliun menjadi Rp 7.1 triliun
  • Aset TURUN dari Rp 81.8 triliun menjadi Rp 81 triliun
  • Liabilitas TURUN 3.9% dari Rp 31.7 triliun menjadi Rp30.5 triliun
  • Ekuitas NAIK dari Rp 43.2 triliun menjadi Rp 43.7 triliun

Perbandingan saham antara INTP dan SMGR dimulai dari kondisi keuangan yang berbasis di Lapkeu Q1 2024.

Kita bisa melihat bahwa kondisi perusahaan SMGR jauh lebih besar dibanding INTP.

Dimulai dari sisi kas dimana kas INTP hanya Rp 2.5 triliun atau setengah dari kas SMGR yang mencapai Rp 7.1 triliun.

Dari sisi aset juga INTP hanya setengah dari SMGR. Aset INTP Rp 28.7 triliun dan aset SMGR mencapai Rp 81 triliun.

Disisi hutang, sepertinya INTP lebih unggul dimana hutang INTP hanya Rp 7.5 triliun atau hanya 26.1% dibanding aset totalnya. Sedangkan SMGR mempunyai hutang Rp 30.5 triliun atau 37.6%nya.

Unsur hutang INTP terbesar dari hutang jangka pendek sebesar Rp 2 triliun, utang usaha Rp 1.2 triliun dan beban akrual Rp 1 triliun.

Hutang SMGR sebesar Rp 30.5 triliun dengan penyumbang terbesar hutang pinjaman jangka panjang sebesar Rp 7.8 triliun dan kedua hutang usaha senilai Rp 7.1 triliun.

Disisi ekuitas, INTP memiliki ekuitas Rp 21.2 triliun dan SMGR memiliki ekuitas Rp 43.7 triliun.

Kalo menurut hemat kami dari sisi kondisi perusahaan lebih baik SMGR dibanding INTP karena aset SMGR lebih besar, hutang SMGR memang lebi besar namun terdiri dari hutang jangka panjang.

Untuk pembahasan selengkapnya tentang Q1 2024 SMGR bisa dibaca disini SMGR Q1 2024 : Kinerja Turun 15.9% Dan 5 Hal Yang Masih Membayangi Turun Dibawah Rp 4000

Untuk pembahasan selengkapnya tentang Q1 2024 INTP bisa dibaca disini INTP Q1 2024 : Laba Bersih Turun 35% Dan Harapan Yang Belum Terlihat

Nilai INTP 0 vs SMGR 1

2. KINERJA PERUSAHAAN

Berikut ini detail kondisi perusahaan INTP menggunakan basis laporan keuangan Q1 2024

  • Penjualan TURUN 3.8% dari Rp 4.2 triliun menjadi Rp 4 triliun
  • Beban pokok pendapatan TURUN dari Rp 2.96 triliun menjadi Rp 2.90 triliun.
  • Laba kotor TURUN 7.5% dari Rp 1.2 triliun menjadi Rp1.1 triliun
  • Laba bersih TURUN 35.9% dari Rp 371.3 miliar menjadi Rp 238 miliar atau dari EPS 108 menjadi 69

Berikut ini detail kondisi perusahaan SMGR menggunakan basis laporan keuangan Q1 2024

  • Penjualan TURUN 6.2% dari Rp 8.9 triliun menjadi Rp 8.3 triliun.
  • Beban pokok pendapatan TURUN dari Rp 6.4 triliun menjadi Rp 6.1 triliun.
  • Laba kotor TURUN 9.7% dari Rp 2.4 triliun menjadi Rp 2.2 triliun.
  • Laba bersih TURUN 15.9 % dari Rp 561.6 miliar menjadi Rp 471.8 miliar atau dari EPS 83 menjadi 70

Dari sisi penjualan terlihat SMGR lebih besar dibanding INTP dimana INTP berhasil mencatat penjualan sebesar Rp 4 triliun sedangkan SMGR mencatat penjualan Rp 8.3 triliun.

Namun jika kita menghitung dari sisi penjualan dibanding asetnya maka INTP lebih baik dengan persentase 13. 9% berbanding 10.2%.

Sekarang masuk di bagian GPM dimana GPM INTP sebesar 28.9% dan SMGR sebesar Rp 26.3%. Lebih baik INTP sedikit dibanding SMGR.

Untuk NPM INTP sebesar 5.83% sedangkan SMGR sebesar 5.63%. Artinya lebih efektif SMGR.

Namun kita perlu menelaah apa penyebab GPM INTP tinggi namun bottom linenya hanya sedikit. Dan ternyata salah satunya adalah beban penjualan INTP sebesar Rp 690.2 miliar berbanding penjualan Rp 4 triliun, Sedangkan beban penjualan SMGR Rp 595.8 miliar berbanding dengan penjualan Rp 8.3 triliun.

Jika melihat kinerja perusahaan untuk Q1 2024 maka INTP lebih baik walaupun memang hanya tipis saja.

Nilai INTP 1 vs SMGR 1

3. KINERJA SAHAM

Membahas kinerja saham maka tidak akan jauh-jauh dari sektornya dimana industri atau sektor semen sedang berada di titik yang tidak sehat dan tentu saja hal ini berimbas ke kinerja saham dari INTP dan SMBR

Kinerja saham INTP tidak begitu menggembirakan dikarenakan per YTD atau sejak awal Januari 2024 sudah turun 31.30%.

Bagaimana dengan SMGR?

Ternyata hasilnya lebih buruk dibanding penurunan kinerja saham INTP.

Per Januari 2024, harga SMGR sudah turun 46.10%.

Ini menarik karena orang-orang yang ingin memiliki SMGR akan mendapat harga yang lebih murah karena penurunan SMGR lebih besar.

Namun bagi yang hold SMGR jauh lebih stress juga.

Tetapi jika melihatnya dari sisi nominal dibanding kinerjanya maka SMGR menawarkan peluang yang lebih menarik.

Menurut kami SMGR lebih menarik walopun penurunannya lebih besar. Alasannya adalah dengan harga nominal Rp 3490 mendapat perusahaan dengan kondisi yang lebih kuat, kinerja perusahaan yang relatif sama.

Disisi lain harga wajarnya juga lebih menarik SMGR. Baca bagian Harga Wajar

Nilai INTP 1 vs SMGR 2

4. RASIO

Untuk rasio yang menurut kami perlu diperbandingkan adalah HARGA, GPM, NPM, ROE, BOOK VALUE, EPS, PER, PBV, DIVIDEN, DIV YIELD

Dan berikut hasilnya

Terlihat bahwa SMGR jauh menawarkan peluang yang lebih menarik utamanya dari sisi Book value, EPS, PER, PBV, DIVIDEN, dan DIV YIELD.

Untuk INTP unggul di GPM, NPM dan ROE.

Nilai INTP 1 vs SMGR 3

5. HARGA WAJAR

Jika menggunakan EPS 259 dan Book Value 5760 maka harga wajar saham INTP menurut Graham Number sebesar 579 berbanding dengan harga sekarang Rp 6475.

Artinya INTP sudah overvalue.

Jika menggunakan EPS 280 dan Book Value 6482 maka harga wajar saham SMGR menurut Graham Number sebesar 6390 berbanding dengan harga sekarang Rp 3990.

Artinya SMGR masih undervalue bahkan masih di bawah book valuenya.

Dari poin HARGA WAJAR SMGR lebih menawarkan peluang dibanding INTP

Nilai INTP 1 vs SMGR 4

6. DIVIDEN

Dividen merupakan bukti sahih kinerja perusahaan yang dibagikan untuk para investornya.

Dan dividen INTP memang lebih besar yaitu Rp 90 berbanding dividen SMGR Rp 84.70. Tetapi jika melihat dividen yield maka lebih mending SMGR.

Nilai INTP 1 vs SMGR 5

NILAI AKHIR

Setelah melihat kondisi perusahaan, kinerja perusahaan serta kinerja saham maka nilai akhir perbandingan antara INTP dan SMGR dimenangkan oleh SMGR atau SMGR memiliki fundamental yang lebih baik dan lebih bisa memberikan peluang untuk para investornya.

SMGR lebih baik dari sisi

  1. kondisi perusahaan,
  2. kinerja saham (ini sebenarnya agak susah karena bagi holdernya yang beli di harga atas pasti lebih seram ya. Tetapi bagi yang ingin masuk malah menawarkan peluang yang leih baik
  3. rasio
  4. harga
  5. dividen

Sedangkan untuk INTP hanya lebih baik dari sisi kinerja perusahaan dengan GPM dan NPM yang sedikit lebih baik.

REKOMENDASI STOCKGUIDE

Melihat sektornya yang sedang sulit, maka kami tidak merekomendasikan keduanya.

Tetapi jika teman-teman adalah tipikal yang berani melawan arus (belilah saham saat sektornya ambyar, kinerja perusahaan ambyar) maka SMGR menawarkan peluang yang lebih baik.

Pastikan uang yang ingin dipakai untuk membeli SMGR adalah uang dingin dengan masa pakai di atas 3 tahun ya (uang itu tidak dipakai untuk 3 tahun ke depan)

(Visited 556 times, 1 visits today)

Artikel terkait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *