BIRD : Santai dan Tumbuh

Tulisan : itokireng

Diawal 2023 saya mencoba mencari sektor dan emiten yang bisa menjadi batu loncatan sementara sambil menunggu sektor energy bottoming, sejak januari 2023 perlahan saya memang mulai lepas perlahan emiten emiten batubara khususnya yang memiliki yield kecil.

BIRD sendiri sudah masuk watchlist saya sejak pertengahan 2022, namun saat itu masih banyak pertimbangan sehingga saya baru mulai cicil perlahan di awal 2023. Jika dirata rata saat ini avg saya di 1700an. Walau belum full amunisi, mungkin baiknya saya akan share apa yang ada di kepala saya terkait BIRD :

1. CAPEX yang besar di 2023 untuk penambahan Armada / Fleet

Di dalam annual report 2022, perusahaan menargetkan penambahan jumlah armada dari 2022 sebanyak 2000 armada, dari total 6000 armada, sisanya 4000 armada untuk peremajaan. Dari sini saja coba kalkulasikan berapa penambahan topline perusahaan dengan peningkatan ARPV atau Average Revenue Per Vehicle yang meningkat setiap tahunnya.

2. Taxi Utilization Rate yang terus membaik

Sejak kemunculan Gocar Grabcar dan Uber, utilisasi dari armada Blue bird terus menurun, puncaknya di tahun 2020 hanya 47.2% saja tingkat utilization rate armada perusahaan. Namun cerita itu mungkin hanya akan menjadi dongeng, ketika banyak orang mengasumsikan BIRD akan bankrut kalah saing dengan gocar atau grab, malah saat ini BIRD dengan kenyamanan dan tingkat keamanan yang lebih tinggi di 2022 mampu meningkatkan utilization rate perusahaan menjadi 76.6%. Target Utilization Rate perusahaan di 80% untuk tahun 2023.

3. Penambahan Revenue dari Car Advertising

Di tahun 2023, perusahaan menargetkan 400taxi untuk memulai instalasi advertising, dengan penambahan ini ditargetkan ARPV bisa meningkat 10-15%, menurut saya penambahan ads ini bisa menjadi pondasi akan adanya royalti brand sebesar 2% kedepannya.

4. BIRD berencana menerapkan sistem penetapan harga dinamis mulai kuartal kedua tahun 2023.

Sistem ini menggunakan algoritma yang memungkinkan operator taksi untuk menetapkan tarif yang lebih tinggi sesuai dengan permintaan di daerah tertentu, waktu tertentu, atau ketersediaan armada taksi. Strategi ini berpotensi mengoptimalkan pendapatan dalam jangka panjang. Namun, saat ini, karena masih dalam tahap uji coba, kami percaya bahwa dampaknya hanya akan bersifat marginal dalam waktu tertentu. Perlu dicatat bahwa kami belum mengikutsertakan dampak dari sistem penetapan harga dinamis dalam model kami.

Di harga saat ini yaitu 1800, itu terkoreksi 85% dari ATH di harga 12.500 pada tahun 2015, Q1 2023 tercatat BIRD mendapatkan laba sebesar 126Milyar atau naik 55% YoY, terakhir kali BIRD mendapatkan laba diatas 120Milyar itu tahun 2018 saat itu laba BIRD sebesar 123Milyar, harga BIRD saaat itu 3.070/lembar. Mengesampingkan royalti 2% dari revenue, mari kita lihat Q3 nanti seperti apa, selema topline tumbuh sejalan dengan rancangan manajemen saya rasa bottomline akan tetap bisa tumbuh dengan beberapa poin penting diatas.

Sekian, bukan ajakan untuk jual maupun beli.

(Visited 174 times, 1 visits today)

Artikel terkait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *