SMDR Q1 2024 : Laba Bersih Turun 63% & Peluang Yang Mengintip

Download LK SMDR Q1 2024

Review LK SMDR Q1 2024

  • Kas TURUN dari USD 387.8 juta menjadi USD 377.9 juta
  • Aset TURUN dari USD 1.25 miliar menjadi USD 1.23 miliar
  • Liabilitas TURUN 6% dari USD 571.4 juta menjadi USD 534.2 Juta
  • Ekuitas NAIK dari USD 485.1 Juta menjadi USD 490.4 Juta
  • Penjualan TURUN 24.6% dari USD 207.6 Juta menjadi USD 156.4 Juta
  • Beban pokok pendapatan TURUN dari USD 155.3 Juta menjadi USD 131 Juta
  • Laba kotor TURUN 51% dari USD 52.3 Juta menjadi USD 25.3 Juta
  • Laba bersih TURUN 63 % dari USD 27.4 Juta menjadi USD 10.1 Juta atau dari EPS 26 menjadi 10

Catatan LK SMDR Q1 2024

Kas SMDR di periode Q1 2024 turun 2% dari USD 387.8 juta menjadi USD 377.9 juta. Tidak ada transaksi yang signifikan yang membuat kas SMDR berkurang.

Aset total SMDR di Q1 2024 sebesar USD 1.23 miliar dengan penyusun terebsar yaitu aset tetap sebesar USD 411.8 Juta.

DI peringkat kedua penyusun aset SMDR ada uang kas dengan besaran USD 377.9 Juta atau total sebesar 30.7%.

Hutang SMDR di Q1 2024 tercatat USD 534.2 juta. Hutang yang relatif kecil jika dibanding total asetnya. Bahkan uang kas yang ada sudah bisa menutup sebagian besar hutangnya.

Artinya kualitas book value dari SMDR cukup istimewa. Namun ada 1 hal yang perlu diperhatikan dimana ekuitas total SMDR sebesar USD 694.6 Juta. Tetapi hanya USD 490.4 Juta saja yang bagian dari entitas induk. Yang USD 204.1 Juta milik kepentingan non pengendali.

Urusan ini akan berhubungan dengan laba bersih dan dividen yang dibagikan.

Penjualan SMDR di Q1 2024 menurun 24% dari USD 207.6 Juta menjadi USD 156.4 Juta.

Segmen jasa tambang menjadi penyumbang penurunan dimana Q1 2023 sebesar USD 154.4 Juta menjadi USD 95.4 Juta.

Dilihat dari segmen geografis penurunan terbesar datang dari pelayaran Indonesia dimana Q1 2023 mencapai USD 104.9 Juta di Q1 2024 menjadi USD 89.3 Juta.

Laba bersih SMDR untuk pemilik entitas induk turun dari USD 27.4 juta menjadi USD 10.1 juta.

Laba bersih SMDR sebenarnya USD 13.9 Juta namun USD 3.8 juta milik kepentingan non pengendali.

Harga Wajar SMDR Q1 2024

Jika menggunakan EPS 39 dan Book Value 474 maka harga wajar saham SMDR menurut Graham Number sebesar 645 berbanding dengan harga sekarang Rp 262.

Artinya harga SMDR masih sangat undervalue. Bahkan lebih rendah dibanding book valuenya.

Silahkan gunakan Kalkulator Harga Wajar Saham DISINI

Kesimpulan

Penjualan SMDR menurun sehingga membuat laba bersih turun.

Value : Ya

Growth : Tidak

Dividen : Ya

Core : Tidak

Harga Beli/Jual SMDR

Harga SMDR saat penutupan tanggal 15 Mei 2024 sebesar Rp 264. Harga ini jauh lebih kecil dibanding dengan book valuenya yang sebesar Rp 474.

SMDR berencana membagikan dividen final sebesar Rp 16 dan jika dikurangi dividen interim Rp 4 maka div finalnya Rp 12 maka div yieldnya 4.5%. Jika menggunakan div total maka div yieldnya 6.1%. Cukup menarik. Padahal kinerja SMDR sedang tidsk baik-baik saja.

Sebenarnya SMDR menawarkan peluang yang cukup bagus dimana kinerjanya juga sedang berada di titik terendah sejak tahun 2021.

Namun jika kita merunut dari sebelum tahun 2021 maka kinerja laba bersih SMDR q1 2024 (Rp 222 miliar) ini jauh lebih tinggi dibanding Q1 2020 Rp 32 miliar, Q1 2019 Rp 2 miliar, Q1 2018 Rp 22 miliar.

Kuncinya adalah

1. hold dalam jangka panjang minimal 2 tahun.

2. berharap kinerja SMDR ke titik lebih baik (kinerja 2022 lebih ke hoki akibat pandemi, sehingga titik tengahnya belum ketemu)

3. berharap dividen naik karena kinerja naik

Eh Pak Bani juga beli sahamnya di harga Rp 294 lho…

Direktur Utama PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) Bani Maulana Mulia mulai lagi belanja saham perseroan.

Bos Bani total membeli 688.500 saham SMDR pada 1 April 2024. Terbagi atas 332.500 saham di harga Rp 296/saham, dan 356.000 saham di harga Rp 306/saham. Sehingga nilai transaksi keseluruhan Rp 207,35 juta.

Sebelum transaksi, Bani Maulana Mulia memiliki 44.806.400 (0,273%) saham. Setelah transaksi menjadi 45.494.900 (0,277%) saham.

“Tujuan dari transaksi, investasi. Status kepemilikan saham langsung,” jelas Direktur Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan Samudera Indonesia, Farida Helainti Sastrosatomo dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (5/4/2024). Sumber

(Visited 716 times, 1 visits today)

Artikel terkait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *