CLPI Q4 2021 : EPS Yang Datang Dari Sumber Lain

Berikut ini rangkuman singkat dari CLPI (PT Colorpak Indonesia Tbk) berdasar LK Q4 2021

DOWNLOAD LAP KEUANGAN CLPI

A. ASET

Aset CLPI mengalami kenaikan sebesar 19.4%.

Jika ditelusuri lebih lanjut maka ada 2 item yang naik secara signifikan yaitu di bagian kas dan persediaan.

Untuk kas akan dibahas di bagian arus kas.

Untuk persediaan bisa dilihat di gambar berikut

CLPI benar-benar menambah persediaan karena adanya penambahan yang signifikan dari sisi bahan baku dan bahan yang sedang dalam perjalanan.

B. HUTANG

Hutang CLPI mengalami kenaikan sebesar 68.9%.

Ada 2 poin hutang yang meningkat sangat signifikan yaitu utang bank jangka pendek dan utang usaha.

Kenaikan yang sangat signifikan karena adanya penambahan hutang dari BCA dan HSBC.

Tapi pertanyaannya adalah apakah hutang jangka pendek seperti ini berbahaya?

Tergantung, dan menurut saya di CLPI sangat aman karena jumlah hutang jangka pendeknya bisa dilunasi dengan kas yang ada.

Utang berikutnya yaitu utang usaha.

Hutang usaha juga aman karena sebagian besar utang usaha dalam kategori lancar.

Selain itu utang usahanya juga untuk pihak ketiga yang otomatis tidak ada kongkalikong. Lebih berbahaya dengan pihak berelasi dibanding dengan pihak ketiga. Namun tentu saja tidak semua ya.

C. EKUITAS

Ekuitas CLPI mengalami kenaikan sebesar 3.2%.

D. LAPORAN LABA RUGI

Dalam laporan laba rugi ini ada beberapa yangperlu dikulik lebih jauh yaitu

1. Laba bruto 

2. Pendapatan dan Beban operasi lain

3. Beban pajak penghasilan

1. Laba bruto

Kami tidak membahas detail tentang pendapatan dan beban pokok penjualannya karena semua relatif standar saja.

Pendapatan meningkat sebesar 8.5%, sedangkan beban pokok pendapatan naik sebesar 11.9% sehingga laba bruto periode 2021 justru lebih rendah dibanding tahun 2020 dengan penurunan sebesar -12.5%.

Namun kabar gembiranya adalah beban pokok pendapatan naik juga dikarenakan pembelian bahan baku sehingga untuk periode berikutnya jelas beban pokok pendapatannya kemungkinan bisa ditekan.

2. Pendapatan dan beban operasi lain

Perhatikan kembali bagian laporan laba rugi CLPI. Laba bruto CLPI menurun tetapi laba usaha naik karena adanya pendapatan operasi lain dan beban operasi lain.

Untuk pendapatan operasi lain karena adanya pelepasan aset tetap. Namun saat ditelusuri tidak ada keterangan terkait aset tetap ini.

Untuk beban operasi lain ternyata menurun sangat signifikan karena di tahun 2020 ada rugi selisih kurs kisaran Rp 8.2 miliar dan di tahun 2021 hanya rugi kurs sebesar Rp 34,6 juta.

Dari kedua hal di atas sebenarnya hanya akan terjadi sekali bukan termasuk beban usaha yang rutin.

3. Beban pajak penghasilan

Beban pajak penghasilan CLPI menurun sangat signifikan hingga kisaran Rp 7 miliar sehingga membuat laba tahun berjalan CLPI periode 2021 naik dari Rp 36.2 miliar menjadi Rp 42.9 miliar.

E. EPS

Sekarang sudah tau ya story dari EPS CLPI datang dari 2 hal berikut yaitu

  • pendapatan dan beban operasi
  • beban pajak

F. LAIN-LAIN

Di atas sudah disinggung bahwa kas dan setara kas termasuk komponen aset yang melesat dan dalam arus kas disini ada beberapa hal yang menjadi perhatian

1. Pendapatan CLPI periode Tahun 2021 sebesar Rp 838 miliar dan ternyata CLPI mendapat uang cash dari pembeli sebesar Rp 863 miliar. Artinya hampir semua pelanggan membayar dalam jangka 1 tahun ini yang membuat cash CLPI relatif berlimpah.

2. Pelepasan aset yang membuat laba rugi CLPI berubah juga muncul di bagian arus kas dari aktivitas investasi.

G. KESIMPULAN

Harga : 1115 (harga penutupan tanggal 13/05/2022)

EPS : 140 (annualized) 

Book Value : 1653 (annualized) 

Harga Wajar : 2282 (Graham Number)

MOS : 51%

PER : 7.97

PBV : 0.67

GPM : 11.72%

NPM : 5.12%

ROE : 8.47%

Jika kita menelusuri CLPI menggunakan EPS dan Book Value maka didapat harga wajar yang sangat tinggi atau kisaran Rp 2282 dengan harga saat ini masih di kisaran 1115.

Value investing : CLPI cocok sebagai saham value stock karena harga sekarang masih undervalue bahkan memberikan potensi kenaikan sebesar 100%

Growth investing : Jika dilihat sekilas sejak tahun 2018, CLPI layak masuk sebagai growth investing.

Namun karena kita sudah tau story EPS tahun 2021 membuat kita bisa mafhum kalo EPS 2022 akan sedikit rendah atau minimal sama dengan tahun 2021.

Dividen investing : Dividen yang diberikan CLPI masih naik turun sehingga CLPI belum cocok dijadikan dividen stock.

Namun jika melihat dividen yang diberikan tahun 2021 sebesar Rp 89.29 dan dengan harga Rp 1115 maka div yield CLPI tidaklah sedikit yaitu 8.02%

Core investing : CLPI belum cocok dijadikan saham core investing.

Melihat cerita EPS yang ada maka tetap CLPI sangat layak masuks ebagai value dan growth investing

Sumber :

(Visited 109 times, 1 visits today)

Artikel terkait...

1 Response

  1. widodo75 says:

    Mau tanya pak kalau bidang usaha clpi apa ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *