ARNA Q4 2023 : Laba Bersih Turun 39.5% Dan Opsi Yang Bisa Diambil

Download LK ARNA Q4 2023

Review LK ARNA Q4 2023

  • Kas NAIK dari Rp 438.3 miliar menjadi Rp 440.6 miliar
  • Aset NAIK dari Rp 2.5 triliun menjadi Rp 2.6 triliun
  • Liabilitas NAIK 2.6% dari Rp 745.6 miliar menjadi Rp 765.4 miliar
  • Ekuitas NAIK dari Rp 1.80 triliun menjadi Rp 1.82 triliun
  • Penjualan TURUN sebesar 5.3% dari Rp 2.5 triliun menjadi Rp 2.4 triliun.
  • Beban pokok pendapatan NAIK dari Rp 1.53 triliun menjadi Rp 1.54 triliun. Pemakaian bahan baku turun dari Rp 516.4 miliar menjadi Rp 452.3 miliar.
  • Laba kotor TURUN 14.1% dari Rp 1 triliun menjadi Rp 904. 2 miliar
  • Laba usaha TURUN 22.9% dari Rp 741.8 miliar menjadi Rp 571.7 miliar
  • Laba bersih TURUN 39.5% dari Rp 165.2 miliar menjadi Rp 99.8 miliar atau dari EPS 149 menjadi 89

Catatan LK ARNA Q4 2023

Yang menarik dari total aset ini, penyumbang terbesar jelas aset tetap. Penyumbang no 2 terbesar dari piutang usaha yang mencapai Rp 802.9 miliar dan kas Rp 440.6 miliar.

Piutang usaha terbesar datang dari emiten CSAP Rp 664.8 miliar dan ada Rp 532.7 miliar belum jatuh tempo.

Beban penjualan naik dari Rp 215.9 miliar menjadi Rp 248.7 miliar karena biaya pengangkutan, gaji karyawan dan iklan.

Untuk biaya pengangkutan kemungkinan karena naiknya BBM di akhir tahun 2022.

Yang menarik adalah kenaikan biaya iklan dari Rp 3.4 miliar menjadi Rp 6.9 miliar atau naik lebih dari 100% belum cukup untuk menaikkan revenue lebih dari tahun 2022. Tapi kita perlu menelusuri lebih lanjut karena di Q3 dan Q4 tahun 2023 ada kemarau panjang dan banyak yang membangun rumah.

Harga Wajar ARNA Q4 2023

Jika menggunakan EPS 62 dan Book Value 253 maka harga wajar saham ARNA menurut Graham Number sebesar 594 berbanding dengan harga sekarang Rp 680.

Artinya ARNA sudah overvalue

Kesimpulan

Penurunan penjualan menjadi faktor utama kinerja ARNA di Q4 2023 ini. Opsi kenaikan biaya iklan patut ditunggu untuk tahun 2024 apakah akan bisa menaikkan kinerja ARNA atau tidak.

Ada 1 faktor yang perlu kita pertimbangkan dari ARNA yaitu dividen. Mungkin di tahun 2024 ini kita tidak berharap ARNA akan membagikan dividen Rp 53 seperti di tahun 2023 kemaren tetapi jika ARNA membagi dividen paling tidak seperti di tahun 2022 yaitu Rp 45 maka div yieldnya mencapai 6%. Cukup menggiurkan.

Value : Tidak

Growth : Tidak

Dividen : Tidak

Core : Tidak

Harga Beli/Jual ARNA

Harga ARNA saat ini Rp 680 dan termausk overvalue. Disisi lain harga ini sebenarnya sdh turun hampir 32% dibanding harga tertingginya di kisaran Rp 1100.

Pilihan kami masih wait n see melihat dinamika politik dan kinerja ARNA di Q1 2024. Jika Q1 2024 bagus maka opsi mencicil dengan berharap dividen bisa menjadi opsi terbaik.

Yang sudah punya saya rasa bisa hold dulu karena bagaimanapun ARNA tetaplah salah satu emiten baik di bursa saham.

(Visited 265 times, 1 visits today)

Artikel terkait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *