Keystats Menjebak (Studi Kasus IPCC)

Banyak teman-teman investor menggunakan keystats sebagia sarana untuk memudahkan dalam mengambil kesimpulan kinerja suatu emiten karena memang sangat mudah jika dibandingkan harus membaca laporan keuangan dan menyimpulkan dari berbagai sisi seperti penjualan, laba bersih, GPM, NPM, EPS hingga dividen yield.

Namun ternyata mempercayai keystats sepenuhnya sangat tidak dianjurkan apalagi kalo kita sudah “berkoar-koar” sebagai seorang investor.

Seperti kasus di bawah ini.

Ada emiten yaitu IPCC yang di keystats ditampilkan membagi dividen dengan DPR hingga 133.46% sehingga dividen yield IPCC di harga 1120 (harga penutupan tanggal 21/10/2025) 15.05%.

Perhatikan dividen IPCC di tahun 2024 sebesar Rp 155.75 dengan DPR 133.46% sehingga menghasilkan dividen yield 15.05%.

keystats ipcc final

Jika tidak diperhatikan dengan seksama maka keystats ini menimbulkan pemahaman yang fatal.

Sebenarnya berapa dividen IPCC di tahun buku 2024?

dividen IPCC

Dividen IPCC di tahun buku 2024 adalah Rp 24.42 + 68.94 = Rp 93.36.

Dengan EPS sebesar Rp 116.71 dan dividen 93.36 maka DPR sesungguhnya adalah 79.99 atau 80% bukan 133.46%.

Jadi kami berharap teman-teman selalu mengecek keystats yang ada utamanya keystats yang penting seperti DPR, EPS, GPM, NPM, ROE, Book value dll.

Stock Guide juga pernah membahas dividen ACRO yang dividen yieldnya sangat tinggi mencapai 27% di artikel ini Menelusuri Jejak Dividen ACRO, Manuver Pengendali & Langkah Ke Depan

eps acro

Tapi kalo mau lebih gampang teman-teman bisa join di Komunitas Dividen Investing biar ada support saat

  • bingung terkait keystats seperti ini
  • bingung mau average down saat ini atau menunggu LK rilis
  • bingung kapan waktu terbaik buat membeli saham 
  • pengen menyiapkan uang pensiun layaknya PNS 

Join dengan lebih dari 120 yang sudah mendapat support. Klik Komunitas Dividen Investing

=======

Mau baca ANALISA terbaru saham? Klik DISINI

Mau baca INSIGHT yang lebih dalam? Klik DISINI

Mau baca MATERI tentang saham untuk investor pemula? Klik DISINI

Mau menggunakan Kalkulator khusus Saham? Klik DISINI

(Visited 387 times, 1 visits today)

Artikel terkait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *