GHON Q2 2025 : Laba Bersih Turun Tipis & 3 Poin Perhatian Sebelum Beli GHON
Download LK GHON Q2 2025
Review GHON Q2 2025 : Kondisi Perusahaan
- Kas NAIK 46.96% dari Rp 90.29 miliar menjadi Rp 132.69 miliar
- Aset NAIK 4.01% dari Rp 1.42 triliun menjadi Rp 1.48 triliun
- Liabilitas NAIK 20.81% dari Rp 580.62 miliar menjadi Rp 701.44 miliar
- Ekuitas TURUN 7.72% dari Rp 830.99 miliar menjadi Rp 766.87 miliar
Kas GHON di periode Q2 2025 naik 46.96% dari Rp 90.29 miliar menjadi Rp 132.69 miliar

Berikut beberapa catatan terkait arus kas GHON di Q2 2025
1. Kas dari aktivitas operasi positif Rp 82.82 miliar
GHON memiliki arus kas operasi yang menarik dimana pendapatan dari pelanggan Rp 109.13 miliar tetapi arus kas akhir menjadi Rp 82.82 miliar.
Hal ini karena tidak ada pembayaran pemasok yang signifikan (tidak seperti sektor misalnya ritel yang pendapatan naik biasanya ke pemasok juga naik) sehingga arus kas GHON bisa sangat besar
2. Kas aktivitas investasi minus Rp 40.29 miliar
Ada aktivitas penerimaan dari aset keungan dan pembelian aset keuangan, namun tidak ada penjelasan yang lebih rinci.
3. Kas aktivitas pendanaan minus Rp 131.20 juta
Ada penerimaan dari pinjaman bank sebesar Rp 146.50 miliar dan pembayaran pinjaman bank sebesar Rp 123.27 miliar.
Ada indikasi gali lubang tutup lubang.
Aset total GHON naik 4.01% dari Rp 1.42 triliun menjadi Rp 1.48 triliun

Berikut ini penyusun aset terbesar GHON
1. Aset tetap sebesar Rp 1.16 triliun
2. Kas sebesar Rp 132.69 miliar
3. Aset hak guna Rp 117.96 miliar
4. Piutang usaha Rp 20.93 miliar
5. Aset tak berwujud Rp 17.87 miliar
Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan terkait kas GHON
1. Melihat aset GHON menurut kami kurang berkualitas karena bertumpu dengan aset tetap.
2. GHON tidak mempunyai persediaan.
3. Aset lancar GHON Rp 176.07 miliar dan aset tidak lancar sebesar Rp 1.30 triliun
Liabilitas GHON naik 20.81% dari Rp 580.62 miliar menjadi Rp 701.44 miliar

Berikut penyusun hutang GHON terbesar
1. Pinjaman bank jangka panjang Rp 282.68 miliar
Pinjaman bank jangka panjang ini naik dari Rp 147.84 miliar
2. Pinjaman bank jangka panjang yang jatuh tempo Rp 212.08 miliar
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo turun dari Rp 324.02 miliar
3. Utang lain-lain Rp 101.16 miliar
Utang lain-lain ini naik dari Rp 2.03 juta. Utang lain-lain ini karena adanya hutang dividen dimana recording datenya di Q2 2025 tetapi pembayarannya di Q3 2025.
4. Pendapatan diterima di muka Rp 69.22 miliar.
Melihat hutang GHON dibanding asetnya cukup perlu diperhatikan.
Kas GHON di q2 2025 hanya Rp 132.69 miliar tetapi hutang lancarnya Rp 407.27 miliar dengan hutang bank jangka panjang yang jatuh tempo Rp 212.08 miliar.
Memang kita bisa sedikit menafikan bahwa bisnis GHON seperti ini alias gali lubang tutup lubang.
Cuma sebagai investor tetap harus melakukan pemantauan lebih khusus karena jika meleset alias ekonomi tidak stabil sedikit maka pertaruhannya ada 2
- Menambah hutang karena hutang lama belum terbayar
- Menjual aset tetap
Untung saja bisnis GHON ini relatif defensif dimana GHON menyewakan menara ke operator telko yang notabene hampir pasti ada pelanggan.
Tugas atau PR bagi calon investor GHON adalah merekap berapa kas GHON dalam 1 tahun dan berapa hutang jangka pendek GHON. Apakah bisa tercover atau akhirnya GHON harus gali lubang aka pinjam bank.
Ekuitas total turun 7.72% dari Rp 830.99 miliar menjadi Rp 766.87 miliar

Review GHON Q2 2025 : Kinerja Perusahaan
- Pendapatan TURUN 1.18% dari Rp 108.66 miliar menjadi Rp 107.38 miliar
- Beban pokok pendapatan NAIK 5.53% dari Rp 28.05 miliar menjadi Rp 29.60 miliar
- Laba kotor TURUN 3.51% dari Rp 80.61 miliar menjadi Rp 77.78 miliar atau GPM 74.2% menjadi 72.4%
- Laba bersih TURUN 0.07% dari Rp 40.20 miliar menjadi Rp 40.17 miliar atau EPS tetap dari Rp 0.07 menjadi Rp 0.07 atau NPM 37.4%
Pendapatan GHON di periode q2 2025 turun 1.18% dari Rp 108.66 miliar menjadi Rp 107.38 miliar

Pendapatan GHON sangat simpel dimana produk atau menara GHON disewa oleh perusahaan telekomunikasi.
Perusahaan yang menyumbang tertinggi di Q2 2024 adalah PT XL Axiata Tbk sedangkan di Q2 2025 menjadi PT Indosat Tbk.
Bagi calon holder GHON bisa juga nih menelurusi per tahun siapakah perusahaan yang menyumbang pendapatan ke GHON terbesar dalam 5 tahun terakhir.
Atau teman-teman juga bisa menelusuri tren kinerja pendapatan GHON dalam 5 atau 10 tahun terakhir.
Ada yang menarik dimana Aset GHON mencapai Rp 1.4 triliun tetapi pendapatannya hanya kisaran Rp 100miliar atau per kuartal hanya Rp 50 miliar.
Penurunan penjualan ternyata tidak diikuti dengan penurunan beban pokok. Beban pokok GHON justru naik 5.53% dari Rp 28.05 miliar menjadi Rp 29.60 miliar sehingga laba kotor GHON turun dari Rp 80.61 miliar menjadi Rp 77.78 miliar atau GPM 74.2% menjadi 72.4%

Laporan laba rugi GHON relatif sederhana. Berikut beberapa poin yang naik turunnya signifikan
1. Beban usaha turun dari Rp 10.90 miliar menjadi Rp 10.42 miliar
Penurunan terbesar ditunjang oleh perjalanan dinas dan jasa profesional
2. Pendapatan bunga turun dari Rp 1.43 miliar menjadi Rp 396.15 juta
3. Beban keuangan liabilitas sewa turun dari Rp 2.67 miliar menjadi 118.25 juta
4. Beban pinjaman turun dari Rp 15.33 miliar menjadi Rp 14.61 miliar
Beban pinjaman bank ini sebesar mengambil porsi 13% dari total pendapatan. Cukup signifikan.
Laba bersih GHON periode Q2 2025 turun 0.07% dari Rp 40.20 miliar menjadi Rp 40.17 miliar atau EPS tetap dari Rp 0.07 menjadi Rp 0.07 atau NPM 37.4%.
Faktor penyebab laba bersih turun sangat sedikit dikarenakan turunnya beban liabilitas sewa dan beban pinjaman bank.
Dalam bisnis ada 2 opsi memperbesar laba bersih yaitu menaikkan revenue atau efisiensi aka menurunkan beban-beban. Dan GHON ini menurunkan beban-beban
Kinerja Saham

Penurunan kinerja perusahaan yang sangat tipis diikuti dengan penurunan kinerja saham yang lebih besar dimana kinerja saham turun 3.56%.
Sekadar informasi bahwa saham yang beredar hanya 550.000.000 lembar sehingga GHON ini relatif stagnan kinerja sahamnya seperti POWR. Baca POWR Q2 2025 : Kenaikan Laba Tidak Organik Dan 3 “Noda”
Btw GHON masuk ke dividen stock di Komunitas Dividen Investing lho.
Kalo mau liat 30 emiten lain bisa klik disini 25 Emiten Dividen Stock
Rasio-Rasio Penting
Harga : 1625 (harga tanggal 07/10/2025)
EPS : 146 (estimated)
Book Value : 1394 (annualized)
Harga Wajar : 2140 (Graham Number)
MOS : 24%
PEG Ratio : –
PER : 11.12 (annualized)
PBV : 1.17
GPM : 72.4%
NPM : 37.4%
ROE : 11.06%
Harga Wajar GHON Q2 2025
Jika menggunakan EPS 146 dan Book Value 1394 maka harga wajar saham GHON Q2 2025 menurut Graham Number sebesar 2140 berbanding dengan harga sekarang Rp 1625 (Penutupan tanggal 07 Oktober 2025).
Artinya GHON masih undervalue.
Silahkan gunakan Kalkulator Harga Wajar Saham DISINI
Kesimpulan Review GHON
Kondisi perusahaan relatif standar cenderung ke waspada, kinerja perusahaan yang standar dan kinerja saham yang stagnan.
Value : Ya
Growth : Tidak
Dividen : Tidak
Core : Tidak
Stock Guide : Watchlist
Harga Beli/Jual GHON
Harga saham ditentukan oleh mekanisme pasar dan GHON termasuk saham yang tidak likuid dimana yang beredar di masyarakat hanya 72juta lembar saham. Akibatnya adalah
1. Harga saham relatif statis

2. Tidak likuid

Bagi yang modalnya besar tentu agak repot masuk dan keluar di saham GHON.
Keuntungannya sih memang aman apalagi ditunjang dengan dividen yang lumayan besar sehingga para pemegang sahamnya makin kencang untuk hold saham GHON.
Berikut 4 poin bagi calon investor GHON
1. Pantau terus antara kas dan hutang bank karena di Q2 2025 hutang bank jatuh tempo lebih besar
2. Saham tidak likuid sehingga keluar masuk akan susah (Kesempatan buat para dividen investor untuk masuk pelan-pelan)
3. Dividen
Ya dividen GHON di tahun buku 2024 atau pembagian di tahun 2025 sebesar Rp 180.
Tapi 180 ini lebih dari laba bersih yang ada karena laba bersih GHON 2024 hanyalah 84.82 miliar sedangkan dividen yang dibagikan total Rp 99 miliar.
Jika seperti ini tentu saja GHON mengambil saldo laba ditahan sebesar 14.18 miliar.
Nah pertanyaannya adalah berapa sesungguhnya dividen GHON tanpa menggunakan saldo laba ditahan?
Sayangnya DPR GHON relatif tidak stabil sehingga susah diambil kesimpulan.
Namun jika harus menjawab maka kita punya beberapa alternatif DPR
Tahun 2024 DPR GHON 90%. Jika EPS GHON estimated tahun 2025 berbasis anualised Rp 146 maka dividen GHON tahun buku 2025 sebesar 131.40 atau div yield menggunakan harga 1625 sebesar 8%.
Jika menggunakan DPR 77% seperti di tahun 2022 maka dividen sebesar Rp 112 atau div yield 6.89%.
Kalian bisa banget lho melihat perkiraan dividen 25 emiten di link berikut Perkiraan Dividen
=======
Mau baca terkait DIVIDEN INVESTING? Klik DISINI
Mau baca ANALISA terbaru saham? Klik DISINI
Mau baca INSIGHT yang lebih dalam? Klik DISINI
Mau baca MATERI tentang saham untuk investor pemula? Klik DISINI
Mau menggunakan Kalkulator khusus Saham? Klik DISINI
======
Disclaimer : semua tulisan di atas hanyalah opini pribadi berdasarkan laporan keuangan dan informasi yang ada.
Jika ada yang mengambil keputusan berdasar tulisan di atas maka Stock Guide tidak bertanggung jawab apapun.

