SMGR Q1 2024 : Kinerja Turun 15.9% Dan 5 Hal Yang Masih Membayangi Turun Dibawah Rp 4000
Download LK SMGR Q1 2024
Review LK SMGR Q1 2024
- Kas NAIK dari Rp 6.9 triliun menjadi Rp 7.1 triliun
- Aset TURUN dari Rp 81.8 triliun menjadi Rp 81 triliun
- Liabilitas TURUN 3.9% dari Rp 31.7 triliun menjadi Rp30.5 triliun
- Ekuitas NAIK dari Rp 43.2 triliun menjadi Rp 43.7 triliun
- Penjualan TURUN 6.2% dari Rp 8.9 triliun menjadi Rp 8.3 triliun.
- Beban pokok pendapatan TURUN dari Rp 6.4 triliun menjadi Rp 6.1 triliun.
- Laba kotor TURUN 9.7% dari Rp 2.4 triliun menjadi Rp 2.2 triliun.
- Laba bersih TURUN 15.9 % dari Rp 561.6 miliar menjadi Rp 471.8 miliar atau dari EPS 83 menjadi 70
Catatan LK SMGR Q1 2024
Kas SMGR di periode Q1 2024 naik 2% dari Rp 6.9 triliun menjadi Rp 7.1 triliun. Tidak ada aktivitas yang membuat kas SMGR berubah secara signifikan.
Aset SMGR di periode Q1 2024 ini turun tipis dari Rp 81.8 triliun menjadi Rp 81 triliun dimana penyumbang aset terbesar datang dari aset tetap senilai Rp 56.4 triliun. Penyumbang aset no 2 yaitu kas senilai Rp 7.1 triliun. Dan penyumbang terbesar no 3 yaitu persediaan sebesar Rp 5.4 triliun.
Industri semen sedang dalam situasi over supply dan kali ini menggunakan data persediaan Q4 2023 kita ingin melihat seberapa cepat perusahaan tersebut dapat menjual inventaris/ persediannya. Dan ternyata hanya dalam waktu 65 hari persediaan SMGR bisa menjadi kas. Teman-teman bisa membaca rumusnya disini Days Inventory Outstanding (DIO) : Pengertian, Peran, Rumus & Contoh Menghitung Dari LK Emiten
Hutang SMGR sebesar Rp 30.5 triliun dengan penyumbang terbesar hutang pinjaman jangka panjang sebesar Rp 7.8 triliun dan kedua hutang usaha senilai Rp 7.1 triliun.
Penjualan SMGR periode Q1 2024 turun dari Rp 8.9 triliun menjadi Rp 8.3 triliun. Penjualan semen ke pihak ketiga menjadi penyumbang penurunan terbesar dari Rp 6.7 triliun menjadi Rp 6.3 triliun.
Beban pokok pendapatan turun dari Rp 6.4 triliun menjadi Rp 6.1 triliun. Dalam beban pokok pendapatan ada lain-lain senilai Rp 2.6 triliun. Jujur saya belum tau ini apa tetapi nilainya besar.
Penurunan beban penjualan, beban umum dan administrasi serta beban keuangan belum membuat laba bersih SMGR di Q1 2024 ini naik. Laba bersih SMGR masih turun 15.9% dari dari Rp 561.6 miliar menjadi Rp 471.8 miliar. Menurut kami penurunan penjualan yang menjadi faktor utama penurunan laba bersih.
Kita perlu menelusuri apakah periode Q1 2024 ini merupakan periode yang buruk bagi SMGR atau tidak.

Dan ternyata kinerja penjualan SMGR di Q1 2024 memang lebih buruk dibanding 2023, 2022 dan 2020. Hanya sedikit lebih baik dibanding Q1 2019 dan 2021. (Unik ya Q1 2021 kan pas pandemi yak)
Untung saja laba bersihnya hanya kalah dari Q1 2023, dan 2022.
Hal yang perlu disiapkan berikutnya adalah eps Q2 selalu menjadi eps terendah dalam setahun.

Jika banyak investor yang menyukai QoQ maka bisa jadi harga SMGR akan turun lagi di periode Q2 2024.
Harga Wajar SMGR Q1 2024
Jika menggunakan EPS 280 dan Book Value 6482 maka harga wajar saham SMGR menurut Graham Number sebesar 6390 berbanding dengan harga sekarang Rp 3990.
Artinya SMGR masih undervalue bahkan masih di bawah book valuenya.
Silahkan gunakan Kalkulator Harga Wajar Saham DISINI
Kesimpulan
Kinerja SMGR sebenarnya hanya turun tipis seperti layaknya perusahaan yang tidak mungkin naik terus. Disisi lain kinerja sahamnya justru turun 37%. Inilah yang disebut potensi.
Namun ada 3 hal yang masih menghantui yaitu
- potensi penurunan EPS
- industri semen yang over supply
- suku bunga yang membuat sektor properti masih mengambang
- harga batubara yang relatif naik dibanding tahun 2023
- BUMN yang akhir-akhir ini ada isu korupsi (apakah SMGR tinggal menunggu waktu? Entahlah)
Disisi lain terpilihnya Pak Prabowo bisa sedikit memberi angin segar karena IKN kemungkinan besar dilanjutkan dan pembangunan Indonesia masih bisa berjalan seperti tol dll. (Ini tidak membahas IKN bermanfaat atau tidak ya)
Jika ingin masuk ke SMGR teman-teman wajib memantau informasi yang ada di web ASI atau Asosiasi Semen Indonesia
Value : Ya
Growth : Tidak
Dividen : Tidak
Core : Tidak
Stock Guide : Tidak karena harga sahamnya sudah cukup mahal dari sisi nominal tetapi tidak ada potensi dividen yang besar.
Harga Beli/Jual SMGR
Harga SMGR per tanggal 20 Mei 2024 sebesar Rp 3990.
Harga ini sudah turun 37% jika dilihat secara year to date atau sejak Januati 2024.

Padahal jika melihat kinerjanya hanya turun biasa saja dan jika SMGR bisa menaikkan kinerja perusahaan ke ATHnya maka harga Rp 4000 ini bisa menawarkan potensi cuan.
Bayangkan saja kinerja hanya turun tipis saja tetapi harga sahamnya turun hampir 40%.

