PWON Q1 2024 : Hanya Karena Selisih Kurs Dan Yang WAJIB Diperhatikan Calon Investor

Download LK PWON Q1 2024

Review LK PWON Q1 2024

  • Kas NAIK dari Rp 7.5 triliun menjadi Rp 8.1 triliun
  • Aset NAIK dari Rp 32.7 triliun menjadi Rp 33.3 triliun
  • Liabilitas NAIK 2.9% dari Rp 9.9 triliun menjadi Rp10.2 triliun
  • Ekuitas NAIK dari Rp 19 triliun menjadi Rp 19.3 triliun
  • Penjualan NAIK 10.5% dari Rp 1.3 triliun menjadi Rp 1.5 triliun.
  • Beban pokok pendapatan NAIK dari Rp 637.4 miliar menjadi Rp 678.8 miliar.
  • Laba kotor NAIK 13.9% dari Rp 747.1 miliar menjadi Rp 851.5 miliar
  • Laba bersih TURUN 44 % dari Rp 595.3 miliar menjadi Rp 330.9 miliar atau dari EPS 12 menjadi 6

Catatan LK PWON Q1 2024

Kas PWON di periode Q1 2024 naik 7% dari Rp 7.5 triliun menjadi Rp 8.1 triliun. Tidak ada aktivitas yang membuat kas PWON berubah secara signifikan.

Aset PWON dari Rp 32.7 triliun menjadi Rp 33.3 triliun. Penyusun terbesar aset PWON adalah properti senilai Rp 11.9 triliun.

Peringkat kedua yaitu kas sebesar Rp 8.1 triliun dan peringkat ketiga adalah jualan propertinya atau real estate sebesar Rp 4.2 triliun.

Ada hal menarik dimana PWON berinvestasi ke PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk sebanyak 4,12%.

Hutang PWON naik 2.9% dari Rp 9.9 triliun menjadi Rp10.2 triliun. Hutang terbesar ada hutang jangka panjang berupa obligasi sebesar Rp 6.3 triliun dan ada hutang pendapatan diterima dimuka sebesar Rp 1.2 triliun.

Pendapatan diterima dimuka besar kemungkinan pendapatan dari sewa tenant di mall.

Penjualan NAIK 10.5% dari Rp 1.3 triliun menjadi Rp 1.5 triliun dengan sumbangsih pendapatan sewa ruangan mencapai Rp 502.4 miliar atau naik dari Rp 439.1 miliar.

Yang cukup menggembirakan adalah recurring income PWON cukup signifikan mencapai 927.2 miliar.

Laba kotor naik dari Rp 747.1 miliar menjadi Rp 851.5 miliar. Namun kenaikan beban-beban serta selisih kurs membuat laba bersih turun 44% dari Rp 595.3 miliar menjadi Rp 330.9 miliar.

Untung saja penurunan terbesar datang dari selisih kurs dimana selisih kurs Q1 2023 untung Rp 187.2 miliar dan sekarang dihitung rugi Rp 127.7 miliar atau penurunan total sebesar Rp 314.9 miliar.

Khusus selisih kurs ini bisa jadi di Q2 masih ada karena dollar Amerika masih di kisaran Rp 15.800 dan PWON menggunakan kurs 15,853

Bagaimana kinerja PWON Q1 2024 dibanding Q1 sebelumnya.

Ternyata kinerja Q1 2029 masih tertinggi dengan penjualan Rp 1.7 triliun. Kabar baiknya adalah Q1 2024 ini sudah merupakan bentuk recovery setelah masa pandemi berkurang dengan teredahnya di Q1 2021 Rp 1.1 triliun.

Namun kinerja penjualan belum diikuti kinerja laba bersih dimana Q1 2029 laba bersihnya mencapai Rp 721 miliar dan Q1 2024 hanya Rp 331 miliar. Untung sudah dibahas karena ini hanya selisih kurs.

Harga Wajar PWON Q1 2024

Jika menggunakan EPS 27 dan Book Value 402 maka harga wajar saham PWON menurut Graham Number sebesar 494 berbanding dengan harga sekarang Rp 398.

Artinya PWON masih undervalue bahkan masih di bawah book valuenya walopun tipis.

Harga Beli/Jual PWON

Harga PWON per tanggal 17 Mei 2024 sebesar Rp 398 yang artinya masih di bawah book valuenya dimana bv PWON sebesar Rp 402.

Book value PWON bukanlah kaleng-kaleng dimana ada aset kas kisaran Rp 8 triliun.

Namun kabar buruknya adalah harga PWON sebenarnya relatif stagnan dalam 1 tahun berada di kisaran Rp 400 hingga 500.

Kabar baiknya adalah harga saat ini termasuk harga paling bawah.

Jika kalian ingin cuan dengan target bagger atau paling tidak cuan 50% sepertinya PWON ini bukanlah emiten yang tepat karena dari siis dividen pun tidak menunjang.

Namun jika ingin jungkat jungkit saja harga Rp 400 bisa menjadi harga maksimal yang bisa diperoleh dan tinggal menunggu PWON naik sampe 450 atau cuan kisaran 12%.

Kesimpulan

Kinerja PWON hanya bermasalah di kurs saja dan Q1 2024 ini hanya kalah dengan Q1 2019. Tetapi kinerja saham yang stagnan juga perlu diperhatikan sebelum membeli PWON apalagi target cuan di atas 20% atau 50%.

Kalo kami sih tidak membeli PWON.

Value : Ya

Growth : Tidak

Dividen : Tidak

Core : Tidak

(Visited 232 times, 1 visits today)

Artikel terkait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *