7 Tips Menghasilkan Profit Yang Memuaskan (True Story)
Tulisan oleh : Rismawati Pardede
Belajar itu tidak harus keluar uang melainkan bisa dari pengalaman orang lain maupun pengalaman diri sendiri sehingga bisa meminimalkan resiko bahkan tidak akan jatuh pada lubang yang sama.
Saya masuk ke bursa saham pada awal tahun 2021 dan sejak saat itu saya belum pernah mengalami kerugian tetapi kalo mengalami floating loss pernah dan itu hal biasa.
Saat 2021 window dressing, saya melakukan take profit untuk semua koleksi emiten tanpa tersisa di portofolio. Lalu mengisi porto dengan emiten yang lebih menarik & masih hold hingga saat ini.
Berikut ini 7 pengalaman yang saya lakukan untuk bisa menghasilkan profit yang memuaskan sebagai berikut :
1. Beli dengan sabar dan menunggu saat yang tepat
Berdasarkan data historis harian-tahunan ataupun grafik technical, ada momen atau bulan yang tepat untuk membeli dan ada bulan yang tepat untuk menjual.
Jangan pernah beli secara all in
2. Menambah muatan dengan sabar
Saat membeli saham, saya dengan sabar mencicil saat harga koreksi harga mulai meluncur ke bawah maka saya sudah menentukan range poin harga max 300 dari average harga saya sebelumnya.
Makanya saat seperti ini harga turun tajam & porto saya masih aman menghijau.
Baca : Urusan Membeli Saham, Mending DCA atau Lumpsup? Miskonsepsi Yang Ada Di Metode Lumpsump
3. Sabar untuk hold hingga harga yang diinginkan & saat menjualpun jangan all out melainkan nyicil jual dengan range harga tertentu serta jangan lupa sisakan beberapa lot jika dirasa harganya sangat bagus dilihat dari prosentase profit.
4. Selalu ikutin perkembangan berita serta info keuangan.
Jika beredar info mengenai adanya korupsi di perusahaan yang kita beli sahamnya lebih baik jika segera jual saham tersebut.
5. Jangan pernah takut ragu apalagi hindari CL ketika kita membeli saham yang fundamental bagus tapi malah harga turun tajam.
Jadi perhatikanlah ada saatnya saham bluechip manggung & gorengan gosong atau sebaliknya bluechip ke jurang & gorengan siap untuk dinikmati.
Karena bluechip & gorengan tidak pernah sejalan sama-sama naik sama-sama turun dalam dunia saham.
Tapi big bank selalu sejalan dengan IHSG. Kalo big bank hijau pasti IHSG pun hijau atau sebaliknya.
Baca : Mau Beli Saham Gorengan Yang “Enak + Maknyus” Atau Saham Gorengan Yang Bikin “Batuk & Kolesterol”
6. Tetapkan pilihan sebelum masuk dunia saham untuk style masing karena menentukan cara untuk CUAN
7. Ingatlah saham itu bukan judi sekedar tebak-tebakan untung-untungan karena kita perlu perhitungan, strategi & ilmu untuk memperoleh hasil yang memuaskan.
Dan berikut porto saya

Salam Cuan
Investor Recehan

