MAHA Q1 2024 : Fakta Laba Bersih Dan Beban Yang Kita Tunggu
Download LK MAHA Q1 2024
Review LK MAHA Q1 2024
- Kas TURUN dari Rp 537.6 miliar menjadi Rp 470.7 miliar
- Aset NAIK dari Rp 2.55 triliun menjadi Rp 2.58 triliun
- Liabilitas TURUN 5.2% dari Rp 746.4 miliar menjadi Rp 707.5 miliar.
- Ekuitas NAIK dari Rp 1.7 triliun menjadi Rp 1.8 triliun
- Penjualan NAIK 36.7% dari Rp 455.3 miliar menjadi Rp 622.6 miliar
- Beban pokok pendapatan NAIK 44.7% dari Rp 337.8 miliar menjadi Rp 489.1 miliar.
- Laba kotor NAIK 13.6% dari Rp 117.5 miliar menjadi Rp 133.5 miliar
- Laba bersih NAIK 78.5% dari Rp 41 miliar menjadi Rp 73.2 miliar atau dari EPS 3.2 menjadi 4.3
Catatan LK MAHA Q1 2024
Kas MAHA di periode Q1 2024 turun 12.4% dari Rp 537.6 miliar menjadi Rp 470.7 miliar. Kombinasi antara kenaikan pembayaran kepada pemasok, pembayaran kepada karyawan, dan penambahan aset tetap menjadi faktor menurunnya uang kas MAHA.
Namun kabar gembiranya ada kenaikan penerimaan kas dari pelanggan dari Rp 49.3 miliar menjadi Rp 571.6 miliar.
Kas MAHA sebesar Rp 2.58 triliun. Berikut penyusun aset terbesar MAHA
1. aset tetap senilai Rp 668 miliar.
2. kas senilai Rp 470.7 miliar.
3. aset hak guna sebesar Rp 439.5 miliar
4. investasi saham Rp 433.9 miliar
Dan yang saham terbesar yaitu PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) dengan nilai Rp 432.2 miliar atau 2.10%. Sekadar informasi bahwa MCOL ini bukan termasuk saham yang ala-ala namun termasuk saham bagus ya. Berikut sekilas kinerja MCOL kuartal 1 sejak tahun 2021.

5. piutang usaha Rp 376.9 miliar
Piutang usaha yang lancar senilai Rp 259.6 miliar sehingga sangat aman.
Penjualan MAHA di Q1 2024 naik 36.7% dari Rp 455.3 miliar menjadi Rp 622.6 miliar.
Berikut ini perusahaan penyumbang terbesar pendapatan MAHA
1. PT Indonesia Pratama Rp 347.8 miliar dengan masa kontrak hingga 31 Desember 2027
2. PT Kideco Jaya Agung Rp 78.2 miliar dengan masa kontrak hingga 31 Desember 2027
3. PT Mandiri Intiperkasa Rp 78.8 milia dengan masa kontrak hingga 31 Desember 2027
4. PT Darma Henwa Tbk Rp 73.1 miliar dengan masa kontrak hingga 4 April 2031
Beban pokok pendapatan NAIK 44.7% dari Rp 337.8 miliar menjadi Rp 489.1 miliar. Penyusun terbesar kenaikan beban pokok pendapatan
1. Perbaikan dan pemeliharaan naik dari Rp 114.3 miliar menjadi Rp 173.8 miliar
2. Bahan bakar dari Rp 92.8 miliar menjadi Rp 126.6 miliar
3. Gaji dan tunjangan dari Rp 73.5 miliar menjadi Rp 100.8 miliar
Kenaikan laba kotor dari Rp 117.5 miliar menjadi Rp 133.5 miliar ternyata harus menguap dengan adanya kenaikan beban administrasi dari Rp 31.1 miliar menjadi Rp 49.8 miliar (gaji dan tunjangan naik dari Rp 24.3 miliar menjadi Rp 40.8 miliar) dan kenaikan beban keuangan dari Rp 3.6 miliar menjadi Rp 9.3 miliar (Hanya liabilitas sewa bukan beban bunga).
Untungnya ada kenaikan investasi saham dimana Q1 2023 minus Rp 25.4 miliar menjadi Rp 11.1 miliar sehingga laba bersih NAIK 78.5% dari Rp 41 miliar menjadi Rp 73.2 miliar atau dari EPS 3.2 menjadi 4.3.
Ada beberapa hal terkait laba bersih yang perlu diketahui
1. Laba bersih MAHA di Q1 2024 ditunjang karena kenaikan laba investasi bukan murni karena kenaikan kinerja perusahaan (Kenaikan penjualan masih kalah dengan kenaikan beban-beban).
Andai saja laba investasi dihilangkan maka laba bersih MAHA menjadi Rp 79.1 miliar dan di Q1 2023 laba bersih MAHA Rp 85.7 miliar.
2. Pembagi lembar saham di Q1 2024 ini lebih besar dibanding Q1 2023 dimana Q1 2024 16.6 miliar lembar saham sedangkan Q1 2023 hanya 12.5 lembar saham.
Jika menggunakan laba bersih yang sama dan pembagi saham yang sama maka EPS Q1 2024 sebesar Rp 5.8
3. Perlu menantikan apakah kenaikan beban-beban utamanya beban karyawan ini bersifat sementara karena adanya hari raya atau memang sudah naik. MAHA baru IPO Juli 2023 sehingga patut dinantikan LK Q2 2024nya.
Harga Wajar MAHA Q1 2024
Jika menggunakan EPS 18 dan Book Value 111 maka harga wajar saham MAHA menurut Graham Number sebesar 212 berbanding dengan harga sekarang Rp 230.
Artinya MAHA sudah overvalue.
Silahkan gunakan Kalkulator Harga Wajar SahamĀ DISINI
Kesimpulan
Kinerja MAHA dari penjualan naik signifikan namun kenaikan beban-beban membuat kinerja akhir MAHA biasa saja. Terlihat bagus karena adanya laba investasi yang belum direalisasi
Value : Tidak
Growth : Tidak
Dividen : Tidak
Core : Tidak
Stock Guide : Wait n See
Harga Beli/Jual MAHA
MAHA belum genap setahun IPO (IPO Juli 2023). Namun kenaikan kinerja sahamnya lumayan karena harag IPO Rp 118 dan saat ini Rp 230.
Melihat kontrak yang ada dan potensi kenaikan penjualan membuat MAHA bisa dimasukkan ke watchlist.
Secara kinerja perusahaan kami cukup tertarik dengan MAHA ini apalagi kliennya juga perusahaan terkemuka dengan kontrak hingga Desember 2027.
Namun jika ingin titip sendal juga boleh mengingat kontrak-kontrak MAHA sudah diperbaharui seperti kontrak dengan grup BYAN.

