Kejar Enggak Ya Dividen PTBA 2024? Kayanya Enggak Deh
Artikel ini merupakan INSIGHT Premium dari Stock Guide ID.
Jika berkenan boleh lo memberikan tip melalui linkĀ TIP Stock Guide ID
Nantikan INSIGHT Premium lainnya ya
=====
Setelah kemaren bingung dengan apakah perlu mengejar dividen ASII, sekarang malah bingung juga apakah perlu mengejar dividen PTBA.
Sekadar info ya.
Dulu bingung mau masuk TOTL atau tidak sampe saya juga buat artikelnya TOTL : Beli Enggak, Beli Enggak
Dulu juga bingung mau masuk PTBA atau enggak saat DPRnya 100%. Akankah PTBA = TOTL? Simak Persamaan Dan Perbedaannya
Kemaren bingung mau masuk ASII atau tidak. Bingung Mau Mengejar Dividen ASII Atau Tidak? Begini Analisa Sederhananya
Sekarang bingung mau masuk PTBA atau enggak.
Banyak yang mengatakan hati-hati dengan dividen trap.
Ya sejak tahun 2021 kalo tidak salah ada momok menakutkan tentang dividen yaitu dividen trap. Bahkan kami sampe menulis tentang 4 macam dividen trap dan admin pernah terkena juga dividen trap ini. Baca lengkapnya disini ya Memahami Dividen, 4 Dividen Trap Yang WAJIB Diketahui dan Solusinya
Padahal jalan ninja bertahan dari dividen trap itu cuma satu hold lebih panjang dan kemaren terbukti di saham TOTL.
Tapi kan banyak yang kena dividen trap tapi harganya tidak kembali? Iya tapi apa kalian juga tidak mendapat dividen berikutnya? Kalo sampe enggak dapat berarti emang kurang panjang.
Yang menjadi problem dividen trap itu hanyalah kita diberi keindahan bahwa kalo tidak nyangkut kalian sudah untung di emiten lain.
Contoh jelasnya seperti ini saya beli PTBA dengan harapan mendapat dividen. Trnyata setelah exdate saya nyangkut.
Banyak orang mengatakan kalo kamu tidak beli PTBA kemaren kamu bisa cuan di saham ABCD, EFGH dan sebagainya alias uangnya bisa muter.
Idealnya seperti itu tapi kenyataannya bisa tetap bisa 2 seperti ini :
- floating loss di PTBA dan dapat dividen tahun berikutnya (memang sudah diniatkan hold agar bisa gratis sahamnya)
- malah makin nyangkut di emiten lain (Pengennya sih sebelum exdate jual trus dibelikan saham ABCD. Terus cuan lagi nyatanya pas sebelum exdate dijual dibelikan saham ABCD eh saham ABCDnya malah turun dan turunnya lebih besar dibanding kalo tetep hold saham PTBA)
Nah sekarang masuk yuk ke saham PTBA. Kejar enggak ya
Di tahun 2024 ini PTBA membagikan laba tahun buku 2023 sebagai dividen dengan nominal 397,712 per saham atau dengan harga penutupan 10 Mei 2024 Rp 2930, investor mendapat div yield 13.57%.
Namun ditengah pembagian dividen itu muncul dividen trap seperti yang sudah dibahas di atas dan adanya penurunan kinerja PTBA di tahun 2024 ini.
Penurunan kinerja tahun 2024 sudah terjadi di Q1 2024 dimana laba bersih PTBA turun kisaran 31%. Baca selengkapnya tentang kinerja PTBA di Q1 2024 disini PTBA Q1 2024 : Laba Bersih Turun 31% Dan Alasan Logis Masuk PTBA
Sekarang kita perlu tau apa sih keunggulan kalo kita akhirnya beli saham PTBA
Keunggulan
– harga acuan batubara Newcastle perlahan naik. Cek disini yuk Harga Acuan dan Indeks
– BUMN yang pasti dapat kontrak dari PLN dan kadang ada ide nyeleneh seperti tahun 2023 yang diveto agar semua laba dijadikan dividen
– harga sahamnya relatif stagnan jadi kalopun nyangkut ya paling segitu
Berikut harga terendah PTBAdalam 5 tahun

Dan berikut ini harga tertinggi PTBA termasuk dengan pesta komoditas

– harga saat ini masih dibawah harga wajarnya walopun memang sudah tipis.
Dengan menggunakan EPS 278 dan Book Value 1960 maka harga wajar saham PTBA menurut Graham Number sebesar 3498 berbanding dengan harga sekarang Rp 2930.
Kelemahan
– adanya penurunan kinerja dan sepertinya sampe akhir 2024 masih menurun kecuali tiba-tiba harga acuan batubara naik drastis.
– emiten batubara yang pestanya nanggung
– karena BUMN terkadang ada keputusan yang aneh-aneh seperti harus mengakuisisi PLTU. Beritanya disini
Kesimpulan
Kemungkinan besar harga PTBA akan turun setelah exdate dan salah satu opsi penyelamatnya adalah harga acuan batubara yang naik.
Jika harganya masih di kisaran 150 besar kemungkinan PTBA akan terus dibawah Rp 3000 atau bahkan Rp 2600 (Jika beli PTBA di harga Rp 2930 dan dapat dividen Rp 397 maka harga Rp 2600 sebenarnya masih untung).
Kalo kamu
“gampang terpancing dengan orang yang bilang mending beli PTBA trus sebelum cumdate jual trus belikan saham AYAM ntar kamu lebih cuan dibanding floating loss di PTBA. Uangmu tidak bergerak”
Maka sebaiknya jangan beli saham PTBA. Enggak usah sok yes hold lama tapi dikomporin orang langsung kena mental ya..
Tapi kalo kamu
“memang berniat pelan-pelan mencari dividen biar saham PTBAnya gratis, tidak terpengaruh dengan omongan orang, siap floating loss agak lama dan memang beli terus ditinggal aja sambil mantau per LK serta menganggap PTBA sebagai penjaga kekayaan bukan penggerak kekayaan”
Maka silahkan saja beli saham PTBA. Toh jika beli di harga Rp 2930 aslinya beli di harga Rp 2533.
Kalo saya sendiri mending mengejar ASII dibanding PTBA walopun div yieldnya jauh lebih besar PTBA karena untuk membalikkan kinerja perusahaan ASII dan kinerja sahamnya “sepertinya” jauh lebih mudah.

