MNCN Q4 2023 : Laba Bersih Turun 50%, Revenue 5 Tahun & Janji Rp 3000

Download LK MNCN Q4 2023

Review LK MNCN Q4 2023

  • Kas NAIK dari Rp 1.3 triliun menjadi Rp 1.4 triliun
  • Aset NAIK dari Rp 22.4 triliun menjadi Rp 22.7 triliun
  • Liabilitas TURUN 26.6% dari Rp 2.5 triliun menjadi Rp 1.8 triliun
  • Ekuitas NAIK dari Rp 19.1 triliun menjadi Rp 20 triliun
  • Penjualan TURUN 14% dari Rp 9 triliun menjadi Rp 7.7 triliun.
  • Beban pokok pendapatan NAIK dari Rp 3.9 triliun menjadi Rp 4.1 triliun.
  • Laba kotor NAIK 4.5% dari Rp 70 triliun menjadi Rp 73.3 triliun
  • Laba bersih TURUN 50% dari Rp 2 triliun menjadi Rp 1 triliun atau dari EPS 155 menjadi 78

Catatan LK MNCN Q4 2023

Penyusun aset terbesar MNCN adalah aset tetap berupa bangunan, peralatan studio dll dengan nilai Rp 6.3 triliun.

Penyumbang aset terbesar no 2 adalah persediaan senilai Rp 3.7 triliun yang berupa program-program.

Hutang MNCN turun cukup signifikan mencapai 26% dari Rp 1.5 triliun menjadi Rp 1.8 triliun. Penyebabnya adalah di tahun 2022 ada liabilitas surat sanggup bayar senilai Rp 799.9 miliar.

Surat sanggup bayar merupakan surat sanggup yang diterbitkan oleh anak perusahaan sebesar Rp799.999 juta sehubungan dengan akuisisi 99,99% kepemilikan saham PT MNC Vision Network Tbk di PT MNC OTT Network oleh anak perusahaan.

Penjualan MNCN di periode Q4 2023 ini turun 14% menjadi Rp 7.7 triliun dibanding Q4 2022 sebesar Rp 9 triliun.

Penurunan terbesar dari pendapatan iklan non digital dari Rp 5.2 triliun menjadi Rp 4 triliun.

Kabar buruknya adalah penjualan ini terkecil sejak tahun 2019. Berikut detail revenue MNCN

Di saat pendapatan turun, COGS malah naik sehingga membuat laba kotor MNCN turun 28.6% menjadi Rp 3.6 triliun dari sebelumnya Rp 5 triliun.

Hal yang perlu diperhatikan berikutnya adalah net profit 2023 juga merupakan terkecil bahkan jika dibanding dengan tahun 2017 yang menyumbang net profit 1.5 triliun padahal di tahun 2017 tersebut revenue MNCN hanya Rp 7.1 triliun.

Apakah memang industri TV sedang menurun atau hanya karena MNCN saja yang memang kinerjanya menurun. Perlu pembanding dari emiten lainnya.

Hal yang membuat sedikit kecewa lainnya adalah MNCN tidak membagikan dividen di tahun 2021 padahal di tahun tersebut revenue mencapi Rp 10 triliun dengan laba bersih Rp 2. triliun.

Harga Wajar MNCN Q4 2023

Jika menggunakan EPS 78 dan Book Value 1520 maka harga wajar saham MNCN menurut Graham Number sebesar 1636 berbanding dengan harga sekarang Rp 312.

Artinya MNCN masih sangat undervalue.

Kesimpulan

MNCN sedang dalam masa tidak baik-baik saja karena penurunan penjualan yang berturut-turut dalam 5 tahun terakhir atau sejak 2019

Value : Ya

Growth : Tidak

Dividen : Tidak

Core : Tidak

Harga Beli/Jual MNCN

Sangat menarik jika kita memperhatikan harga saham MNCN Rp 312 dibanding dengan book valuenya yang mencapai Rp 1540. Apalagi jika dibanding dengan harga wajarnya yang mencapai Rp 1620.

Namun kinerja perusahaan yang sedang tren menurun juga perlu diwaspadai bagi orang-orang yang BERNIAT INVESTASI di MNCN.

Apakah tidak boleh beli saham MNCN? Boleh saja asal mempunyai conviction atau keyakinan kuat terhadap situasi MNCN. Bahkan memiliki peluang cukup besar untuk membalikkan keadaan.

Tapi apalah artinya potensi cuan jika dibanding ketenangan hati.

Kalo kami memilih watchlist saja.

Pak HT anda berjanji 5 tahun dari 2019 akan mengerek harga MNCN ke 3000 ya bukan menurunkan ke 300.

“Kalau Rp 3.000 (per lembar saham) 5 tahun lagi saya mundur. Harusnya 10 kali lipat minimal. Itu tugas saya, makanya saya balik itu tugas saya,” katanya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan MNCN di Gedung Tower iNews, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).

(Visited 292 times, 1 visits today)

Artikel terkait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *