Days Sales Outstanding (DSO) : Pengertian, Peran, Rumus & Contoh Menghitung Dari LK Emiten
Kemajuan bisnis perlu diukur, setuju bukan? Tak hanya dari penjualan secara tunai, arus kas juga dipengaruhi penjualan secara kredit alias bayar nyicil.
Kalau penjualan tunai sudah jelas langsung menambah kas. Nah, penjualan secara kredit akan masuk kas dengan cara bertahap atau tempo.
Namun kenyataannya tak semua pihak yang berutang mencicil dengan tempo yang sama. Ditambah lagi, tak semua piutang dibayar dengan lancar sesuai dengan perjanjian.
Ada perpanjangan tempo pembayaran, ada juga yang mangkir dengan memperlambat pembayaran.
Oleh karena itu ada cara untuk menaksir seberapa aman kondisi pembayaran piutangmu. Hal ini ada istilahnya sendiri, yakni days sales outstanding yang sering disingkat DSO.
Berikut ini merupakan rangkuman materi tentang Days Sales Outstanding (DSO)
Pengertian Days Sales Outstanding (DSO)
DSO atau Days Sales Outstanding adalah metrik yang digunakan untuk mengukur seberapa cepat perusahaan dapat mengumpulkan pendapatannya setelah penjualan dilakukan.
Ini adalah indikator penting dari efisiensi operasional dan likuiditas perusahaan. DSO yang lebih rendah biasanya menunjukkan bahwa perusahaan memiliki siklus penjualan dan koleksi yang efisien.
Peran Days Sales Outstanding (DSO)
Peran utama days sales outstanding adalah memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan mengelola penjualan kreditnya. Semakin tinggi nilai DSO, maka semakin besar pula uang yang terikat di pelanggan. Perusahaan harus menghadapi resiko gagal bayar yang meningkat karena semakin lamanya pembayaran piutang.
Semakin lama waktu perusahaan dalam mengumpulkan piutang, maka semakin sedikit kas masuk yang tersedia di perusahaan. Hal ini dapat menganggu likuiditas perusahaan yang berguna untuk membayar hutang jangka pendek.
Kenaikan DSO pun memberi sinyal bahwa ada sesuatu yang salah. Di mana perusahaan mungkin terlalu mudah atau ‘lunak’ dalam memberikan kredit dibandingkan pesaing-pesaingnya.
Alasan lain yang membuat nilai days sales outstanding adalah seperti manajemen faktur yang buruk hingga kepuasan pelanggan yang menurun sehingga enggan untuk memenuhi kewajibannya tepat waktu.
Apakah Days Sales Outstanding Penting?
Manfaat days sales outstanding dalam bisnis adalah sebagai tolok ukur kesehatan bisnis dalam hal piutang. Terlebih jika bisnisnya memberlakukan penjualan secara kredit.
Dengan mengetahui rasio days sales outstanding bisa melakukan evaluasi atas kebijakan kredit yang telah dijalankan. Terlebih jika ada perubahan pola perilaku pembayaran oleh konsumen, dari yang awalnya patuh menjadi terlambat membayar.
Cara Menghitung Days Sales Outstanding (DSO)
Rumus untuk menghitung DSO adalah sebagai berikut:
DSO = (Piutang Usaha / Penjualan) x Jumlah Hari dalam Periode
Dalam konteks laporan keuangan kuartalan (90 hari), ini akan menjadi:
DSO = (Piutang Usaha / Penjualan Kuartalan) x 90
Sebagai contoh, jika perusahaan memiliki piutang usaha sebesar Rp1.000.000 dan penjualan kuartalan sebesar Rp3.000.000, maka DSO akan dihitung sebagai berikut:
DSO = (1.000.000 / 3.000.000) x 90 = 30 hari
Ini berarti, rata-rata, perusahaan membutuhkan 30 hari untuk mengumpulkan pendapatan dari penjualannya.
Contoh Perhitungan Days Sales Outstanding (DSO)
Contoh berikut menggunakan emiten SPMA

Misalkan, perusahaan SPMA di Q1 2023 memiliki piutang usaha sebesar Rp. 203.158.176.541 dan penjualan Rp 698.761.761.328 selama periode 90 hari (1 kuartal).
Mari kita hitung DSO:
DSO = (203.158.176.541 / 698.761.761.328) * 90 = 26 hari
Ini berarti, rata-rata, perusahaan SPMA membutuhkan sekitar 26 hari untuk mengumpulkan pendapatan dari penjualannya.
Sumber :
1. https://stockbit.com/post/11310046

