Kalo Bisa Dapat Capital Gain per Tahun 20% Ngapain Nungguin Dividen 10%
Banyak yang mengatakan buat apa mengejar dividen yang cuan hanya 10% per tahun. Mending trading atau investing capital gain yang bisa cuan 20%.
Pernyataan tersebut terlihat benar dan nyatanya benar.
Tapi ada banyak hal yang perlu diluruskan sebelum benar-benar membenarkan pernyataan di atas…hehe
Kita mulai dari mindset.
Semua orang yang masuk ke bursa saham pasti menginginkan tambahan capital gain baik dari hasil trading, hasil investing maupun dividen.
Nah Stock Guide mau membedah dibalik trading, investing dan dividen beserta konsekuensinya agar teman-teman bisa mengambil yang paling sesuai.
Trading
Jika teman-teman mengambil langkah trading berarti teman-teman siap mengalokasikan waktu untuk aktif bertransaksi.
Tapi kan enggak perlu aktif karena kita bisa setting di malam hari termasuk analisa grafik, pasang stoploss, baca info market dll.
Benar….tapi nyatanya banyak yang tetap mantau saat bursa saham dibuka. Itu artinya yang bekerja adalah orangnya.
Dengan trading potensi mendapatkan capital gain sangat cepat.
Lihat saja emiten IPO yang terlihat bisa memberi garansi ARA di hari pertama (Ada yang ARA berhari-hari tapi juga ada IPO yang langsung ambles di hari pertama).
Investing
Stock Guide memecah investasi menjadi
- core investing,
- turn around investing,
- growth investing,
- dan value investing.
Jika teman-teman mengambil langkah investing berarti berharap yang bekerja uangnya dan berharap tumbuh sesuai mekanisme pasar dan waktunya bisa cepat bisa lama.
Yang beruntung bisa saja beli sore ini buat investing eh paginya ARA berhari-hari (Ini namanya ketiban durian runtuh sak pohonnya)
Tapi rata-rata memberi waktu tunggu 2 sampai 3 tahun.
Dividen
Dan terakhir jika teman-teman mengambil langkah dividen investing maka berharap hanya dari emiten yang membagikan dividennya bukan berharap dari capital gain “langsung” dan tentu saja sangat lama karena dividen hanya dibagikan setahun 1x atau 2x (ada yang 4x sebenarnya) itupun hanya kisaran 8% sampe 18% per tahun.
Yang beruntung adalah saat emiten membagikan dividen besar dan setelah beberapa bulan eh harganya naik tinggi.
Sampai disini paham ya.
Tidak ada yang salah dari pilihan mau cepat atau lambat dari mendapatkan capital gain.
Namun yang perlu diketahui adalah konsekuensi dari masing-masing teknik di atas. Yuk disimak terus ya
Konsekuensi trading
Trading tentu saja akan mendapat capital gain yang cepat.
Katakanlah dengan target 3% per hari maka dalam 1 bulan bisa berpotensi mendapat 20% per bulan atau 240% per tahun.
Atau jika dibuat minimal per bulan 10% maka 1 tahun kisaran 120%
Tapi apa konsekuensinya?
1. Kita bukan beinvestasi tapi kita benar2 terjun langsung secara aktif alias kita bekerja untuk mendapatkan uang bukan uang bekerja untuk kita
2. Semakin sering loncat-loncat potensi jatuhnya semakin besar
3. Perlu menjaga psikologis setiap hari
4. Perlu update informasi per hari agar tidak ketinggalan momentum
5. Tidak bisa lengah saat sudah membeli sahamnya
Kalau mau mengambil langkah tersebut sangat boleh toh nyatanya juga banyak yang bisa sukses alias trading for living. Kebutuhan dia didapat dari hasil trading.
Konsekuensi investasi
Bagaimana dengan investasi?
Sama juga
Setiap tipe ada konsekuensi yang perlu diketahui seperti core investing bisa saja capital gainnya lambat, tapi menawarkan kepastian dan dividen bisa saja tembus 8%.
Turn around investing jelas waktunya lama sampai emiten benar-benar membalik keadaan dari rugi menjadi untung. Konsekuensinya
- emiten bisa benar-benar untung atau malah semakin rugi
- tidak ada uang tunggu yang dibagikan
- jika berhasil turn around ya capitalnya berkali lipat tapi kalo amsyong ya kembali ke dasar palung
Growth investing konsekuensinya kita harus benar-benar memahami bisnis perusahaan sampai detail karena kalo meleset bisa saja harga sahamnya malah turun dan dividen juga tidak ada.
Value investing memiliki konsekuensi kita harus memastikan emiten tersebut benar-benar undervalue bukan karena murahan dan kita siap untuk menunggu sampai fair valuenya terbuka.
Jika emiten tersebut membagi dividen maka kita bisa mendapat uang tunggu tapi kalo tidak membagi dividen ya siap-siap tidak ada penambahan capital.
Dan yang perlu diketahui bahwa investing harus menjual sahamnya agar bisa mendapat capital gain. Artinya juga harus mengganti saham yang ada ke saham yang baru.
Konsekuensi dividen
Dividen investing membutuhkan skill yang relatif rendah selama emiten tersebut memiliki riwayat dividen yield tinggi maka sudah cukup (Baca disini Kamu Dividen Investor? Perhatikan 9 Hal Berikut)
Tapi konsekuensinya seperti ini
- memastikan bisnis emiten stabil agar tetap membagi dividen
- capital gain tidak naik malah turun karena dividen trap
- sering panas karena melihat saham yang lain naik, sedangkan dividen investor hanya menunggu setiap momen RUPS atau dividen interim itupun kalo membagi dividen. Kalo tiba-tiba tidak membagi dividen ya ambyar
- bisa saja emiten tiba-tiba tidak membagi dividen (Kalo momen ini terjadi sudah pasti dividen investor akan mengalami rugi waktu dan floating loss yang semakin dalam)
Walaupun seperti itu tapi ada juga kok dividen investing yang dapat floating profit dan mendapat div yield >8%.
Mau tau 25 emiten yang aktif membagi dividen dan potensi dividen tahun 2026? Join KOMUNITAS DIVIDEN INVESTING
Jika kembali ke pertanyaan mana yang terbaik mendapat capital gain cepat atau menunggu dividen?
Jawabannya kalian bisa melakukan yang mana?
Punya waktu banyak dan mau aktif mengikuti market dan berita ekonomi dunia? Trading adalah pilihan
Punya skill memahami sebuah bisnis dan bisa membuat forecasting bisnis? Turn around, growth dan value investing bisa jadi pilihan
Pengen capital nambah tapi santai saja? Core investing pilihan bijak
Pengen main aman saja sambil duduk di pojokan tapi dapat capital gain? maka dividen investing pilihannya
Semua kembali ke kalian bisa melakukan yang mana dan WAJIB TAU konsekuensinya.
Bonus
Jangan bilang-bilang ya kalo tidak semua pengen menjadi naga atau punya McLaren atau kekayaan naik signifikan
Yang cuma pengen tetap bekerja di kantor tapi duitnya nambah ada
Yang cuma pengen dapat passive income aja tanpa ngapa-ngapain juga ada
Yang cuma pengen duitnya nambah tapi resikonya terukur juga ada
Emang ada orang begitu?
=======
Mau baca terkait DIVIDEN INVESTING? Klik DISINI
Mau baca ANALISA terbaru saham? Klik DISINI
Mau baca INSIGHT yang lebih dalam? Klik DISINI
Mau baca MATERI tentang saham untuk investor pemula? Klik DISINI
Mau menggunakan Kalkulator khusus Saham? Klik DISINI

