Jurnal Saham 2025 Ala Stock Guide

MARET 2025

1. Menjual saham BUDI

BUDI menjadi transaksi pertama saya di bursa saham edisi 2025 setelah di 2024 kemaren sempat beberapa kali transaksi tapi dengan tujuan memang mengambil uangnya bukan dalam rangka mengejar gain.

Dan di tahun 2025 ini saya memang sudah berencana mengarungi bursa saham kembali.

Langkah pertama adalah dengan menjual saham BUDI pada tanggal 27 Maret 2025 di harga Rp 190.

Hanya cuan tipis kisaran 3% kalo tidak salah.

Tidak ada target dan analisa apapun terkait penjualan ini.

Memang sih sempat melihat kinerja BUDI sekilas melalui LK-nya dan berdasar hal tersebut akhirnya saya jual.

APRIL 2025

1. Membeli saham ELSA

Analisa saham pertama sejak saya masuk kembali ke bursa saham adalah membahas tentang saham AKRA.

Teman-teman bisa membaca detailnya disini AKRA Q4 2024 : “Mendung” Dan 3 Hal Yang Bisa Menjadi Pertimbangan.

Ada keinginan untuk membeli saham AKRA tetapi menurut saya kok suasananya masih mendung.

Padahal saya juga sudah membuat INSIGHT untuk AKRA disini AKRA : Fakta Menarik, Kinerja AKRA Sejak 2018 Dan Potensi Yang (Tidak) Ada.

Baca insight lain DISINI

Artikel berikutnya yaitu ELSA yaitu di artikel ini ELSA Q4 2024 : Laba Bersih Naik 41.84%, Yang Mengganjal Dan Potensi Dividennya.

Saat menulis artikel tersebut harga ELSA Rp 394. Wah kinerjanya naik tapi kok harganya malah stagnan (sebenarnya kalo melihat grafiknya malah turun)

harga saham ELSA Q4 2024

Walaupun sudah menganalisa tapi keinginan membeli belum ada sampai tibalah momen yang tidak pernah akan dilupakan oleh dunia persahaman Indonesia yaitu ketika IHSG terkena trading halt dan semua saham merah merona termasuk ELSA.

Harga ELSA terjun kisaran Rp 360 kemudian naik menjadi Rp 378an.

Saya sebenarnya memasang harga Rp 350 untuk ELSA. 

Namun setelah dipikir-pikir akhirnya membeli saham ELSA di harga Rp 378 di saat semua terbakar yaitu tanggal 08 April 2025.

Targetnya ada 2 yaitu cuan 20% atau mengejar dividen. 

Jika besaran dividen tahun 2025 ini sama dengan tahun lalu yaitu Rp 49 maka ada potensi dapat div yield 12.9%. Lumayan.

2. Membeli SBMA

SBMA merupakan saham yang unik buat saya karena salah satu analisa saya dulu mengatakan bahwa kondisi perusahaan SBMA tidak ideal dan ada potensi gali lubang tutup lubang.

Baca artikelnya disini SBMA Q1 2024 : Laba Bersih Naik 123% Dan 3 Catatan Terkait Book Valuenya.

Artikel di atas ditulis tahun 2024 awal dan seperti cerita di atas saya tahun 2024 hampir menjual semua saham.

Dan di tahun 2025 ini ternyata kinerja perusahaan SBMA sangat istimewa namun kinerja sahamnya ambyar.

saham SBMA 2024

Kinerja naik 182% tapi harga sahamnya turun 33%. Ini kesempatan menurut saya (Kalo di masa depan menjadi ampas ya bisa saja ya…hehe)

Oh ya baca analisa SBMA saya disini SBMA Q4 2024 : Laba Bersih Naik 182%, 4 Keuntungan dan 3 PR

Dan akhirnya diputuskan tanggal 10 April 2025 saya membeli SBMA di harga Rp 117.

Tahun 2024 saya membeli SBMA di harga Rp 131.

Berharap gain untuk saham SBMA menjadi satu-satunya harapan ya karena dividennya tipis sekali.

(Visited 60 times, 1 visits today)

Artikel terkait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *