POWR Lap Keu Q4 2021 : Harga Batubara Terbang, Kontrak PLN Dan Kinerja Saham Yang Lemot

A. SEKILAS PERUSAHAAN

Nama : PT Cikarang Listrindo Tbk

Kode : POWR

IPO : 14 Juni 2016

Sektor : Infrastruktur, Utilitas & Transportasi

Sub sektor : Energi

Download Laporan Keuangan

B. BERITA

PT Cikarang Listrindo Tbk terus melakukan pengembangan kapasitas pada pembangkit milik Perseroan seiring dengan tren energi baru terbarukan atau EBT yang terus berkembang baik secara nasional maupun global.

Langkah yang dilakukan yaitu dengan meningkatkan penggunaan biomassa dan penggunaan tenaga surya.

POWR juga tengah mengusahakan penerapan energi biomassa melalui boiler circulating fluidized bed (CFB) yang digunakan Perseroan di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Babelan. POWR itu mencanangkan, penggunaan bahan bakar biomassa pada boiler CFB perusahaan pada  PLTU Babelan bisa mencapai sekitar 20% pada tahun 2030 secara bertahap.

Adapun, teknologi CFB yang dimiliki Cikarang Listrindo ini dipasok oleh Valmet, sebuah perusahaan boiler terkemuka dunia yang berdomisili di Finlandia. Teknologi ini memberikan tingkat efisiensi tinggi dan menghasilkan emisi rendah yang memungkinkan Perseroan menggunakan bahan bakar alternatif biomassa pengganti batu bara.

Sejak tahun 2019, Perseroan mulai melakukan tahapan uji coba dengan menggunakan 1.089 ton cangkang sawit sebagai bahan bakar biomassa pengganti batu bara atau setara dengan 1.635 megawatt hour (MWh) tenaga listrik.

Pengembangan tersebut terus berlanjut dan pada tahun ini, Perseroan melakukan penjajakan penggunaan wood chips sebagai alternatif biomassa lainnya.

Manajemen POWR menyebutkan, POWR telah melakukan instalasi peralatan handling biomassa pada kuartal 2 2021 dan telah berhasil melakukan proses commissioning pada kuartal 3 2021.

Performa Environmental, Social, Governance (ESG) POWR juga sudah mendapat apresiasi  oleh BeritaSatu Media Holding dalam acara Bumee Summit ESG Awards 2021. Pada ajang itu, POWR mendapat predikat sebagai perusahaan yang mendapat apreasiasi Rating “Management BBB”.

Selain itu, POWR juga termasuk dalam salah satu dari 25 Perusahaan yang tercatat dalam Index Harga Saham SRI-KEHATI untuk periode Juli – November 2021. “Hal ini menunjukkan apresiasi pihak ketiga terhadap transparansi ESG yang baik oleh Perseroan,” kata manajemen POWR.

C. SEKILAS LAPORAN KEUANGAN

POWR sudah merilis laporan keuangan untuk tahun 2021 dengan kinerja yang memuaskan namun tidak signifikan. Dari penjualan neto terjadi kenaikan sebesar 10% dari tahun 2020 sebesar USD 465 Juta menjadi USD 514 Juta di tahun 2021.

Namun kenaikan pendapatan ini juga diikuti kenaikan beberapa beban seperti beban bahan bakar yang meningkat 15% sehingga laba usahanya menjadi tahun 2021 sebesar USD 144Juta.

Untuk EPS periode 2021 ini meningkat dari USD 0.0047 menjadi USD 0.0057 atau meningkat sebesar 21%.

D. PEMBAHASAN LAPORAN KEUANGAN

Ada 3 poin utama yang menjadi pembahasan artikel tentang POWR ini yaitu tentang

1. Kondisi harga batubara yang naik sehingga berpotensi mengurangi pendapatan POWR

2. Kontrak dengan PLN yang hampir habis yang tentu saja akan berpengaruh dengan pendapatan POWR

3. Mengapa harga saham POWR sideways

1. Kondisi harga batubara yang naik sehingga berpotensi mengurangi pendapatan POWR

Kita akan bergidik ngeri karena kenaikan harga batubara yang tembus di atas US$300/ton. Kita bisa membayangkan bagaimana kondisi perusahaan yang menggantungkan operasionalnya dengan batubara. Jelas sangat tertekan.

Begitupula yang ditakutkan oleh para investor pemula yang memiliki saham POWR.

Mereka juga beranggapan kalo kenaikan batubara akan menggerus pendapatan POWR. Padahal jika kita perhatikan LK Q4 2021 maka langsung terjawab.

Batubara bukanlah menjadi bahan bakar utama. Yang menjadi bahan bakar utama adalah gas bumi.

Memang penggunaan batubara melonjak untuk tahun 2021 ini dibanding tahun 2020 dan masih menempati posisi kedua tetapi jika kita perhatikan lebih rinci maka kenaikan penggunaan solar dan biomassa lah yang melonjak signifikan.

Penggunaan batubara naik 23%, kenaikan gas bumi 9%, kenaikan solar 497% dan kenaikan penggunaan biomassa sebesar 1093%.

Terkait biomassa, manajemen melakukan 1 langkah namun mempunya 2 tujuan. Manajemen telah menanam lebih dari 5.000 pohon tanaman energi. Acara penanaman perdana dilakukan serentak di seluruh unit kerja Indonesia Power.

Seperti sekali mendayung dua tiga pulau terlampau, selain untuk mendorong target EBT pada tahun 2025 dan untuk kelestarian lingkungan, gerakan ini juga sebagai langkah nyata untuk mengamankan aset lahan Indonesia Power dari potensi pendudukan oleh pihak yang tidak berhak.

Pohon yang ditanam pada Hutan Tanaman Energi adalah pohon gamal, lamtoro dan kaliandra yang dikenal sebagai pohon energi karena memiliki kandungan energi panas atau nilai kalor masing-masing 4.548 kkal/kg, 4.967 kkal/kg, dan 4.617 kkal/kg.

Selanjutnya biomassa yang dihasilkan dari tanaman energi tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan co-firing pada Pembangkit Listrik Tenaga uap(PLTU) sebagai campuran batu bara untuk dorong target bauran EBT 23% pada tahun 2025.

Selain itu ada keunikan tersendiri yaitu masuknya POWR ke dalam indeks SRI KEHATI.

Apa itu indeks SRI KEHATI?

Indeks SRI-KEHATI memilih 25 saham perusahaan tercatat yang memiliki kinerja terbaik dalam upaya Sustainable and Responsible Investment (SRI).

Terpilihnya Perseroan, setelah melalui seleksi yang ketat oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), menjadi bukti nyata komitmen Perseroan dalam upaya pengelolaan bisnis yang berkelanjutan, kepedulian terhadap lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik.

2. Kontrak dengan PLN yang habis yang berpotensi menggerus pendapatan

POWR memiliki dua kontrak Power Purchasing Agreement (PPA) dengan PLN sebanyak 300 MW. Salah satu kontrak PPA yang berkapasitas 150 MW tersebut telah berakhir pada penghujung 2019 lalu dan belum diperpanjang sampai saat ini (per 23/11/2021).

Sedangkan PPA lainnya meliputi penjualan listrik sebesar 150 MW dan akan berakhir pada 2031.

Karena kontrak belum ditandatangani maka POWR memiliki kapasitas listrik ekstra yang belum terpakai. Alhasil, POWR dapat mengalihkan kapasitas listrik yang dulunya dijual untuk PLN kini ditujukan untuk pelanggan industri data center.

Sekadar informasi dari Investor Relation and Corporate Finance POWR Rani Maheswari Miraza yang mengatakan sejak perubahan manajemen di PLN jangka waktu kontrak dengan perseroan menjadi lebih pendek. 12 jam sebelum berakhir, (PLN) biasanya baru tanda tangan perpanjangan kontrak.

Ada 2527 pelanggan POWR per Desember 2021 dan 71% di antaranya sudah berlangganan di atas 10 tahun. Kita bisa melihat pendapatan dari perusahaan lain dibanding dengan pendapatan dari PLN

Laporan di atas masih mencantumkan PLN dengan 2 kontrak.

Pendapatan POWR dari kontrak PLN terus berkurang dengan kondisi kontrak pertama sudah berakhir di tanggal 04 Januari 2020 sehingga pendapatan PLN di tahun 2020 adalah kontrak kedua dengan PLN.

Memang PLN masih memberikan pendapatan sebesar 20%, namun dengan posisi yang semakin berkurang dan pendapatan dari perusahaan lain terus bertambah membuat kita seharusnya yakin bahwa kehilangan PLN bukanlah akhir dari POWR.

3. Mengapa harga saham POWR sideways

Menurut saya ada 2 hal yang menjadi faktor utama kenapa POWR sahamnya agak susah bergerak alias sideways lama seperti gambar di bawah ini

 

1. Saham yang beredar sangat sedikit

Perhatikan jumlah pemegang saham POWR di bawah ini

Total saham yang beredar di masyarakat hanyalah 2 milyar lembar dan sekitar 200juta dimiliki oleh manajemen. Artinya ada 1.8 milyar lembar yang masih beredar.

Dan dari 1.8 milyar ini saya berani memastikan sebagian besar dimiliki oleh orang-orang di poin no 2.

2. Isinya kebanyakan hold investor forever

Pertimbangan kedua adalah karena pemilik saham POWR semuanya investor utamanya dividen investor yang akan hold forever selama dividen yang diberikan memenuhi kaidah dividen investing sehingga tidak akan ada yang berani “mengusik” dengan menaik turunkan harga sahamnya.

Kenapa bisa yakin dimiliki oleh investor hold forever? Jelas karena kinerja yang stabil, mempunyai kekuatan MOAT dan dividen yang dibagikan rata-rata di atas 7%.

Berikut kinerja POWR menggunakan rasio GPM, NPM, ROE, DER

Trus kenapa kok sideways saja padahal kinerjanya mengkilap?

Logikanya seperti ini jika saham diturunkan, para dividen investor ini malah borong karena div yieldnya akan semakin besar. Jika harganya naik mereka malah nyaman karena mendapat dividen dan potensi capital gain sehingga bukannya saham yang beredar bertambah tetapi makin sedikit.

Perhatikan bagian pemegang saham. Ada 19rb orang atau institusi yang memegang saham POWR.

Sebenarnya masih ada 1 hal lagi yang pasti mengganjal buat teman-teman yaitu belum lama ini POWR mengeluarkan utang wesel sebesar US$542 miliar

Utang wesel ini sebenarnya merupakan utang anak usaha yang diambil alih oleh POWR. Dan untuk membayar hutang ini, POWR akan menerbitkan obligasi tetapi dijual khusus ke investor luar negeri. Tujuan penerbitan surat utang ini hanyalah untuk refinancing saja.

Penerbitan surat utang dalam jumlah pokok sebesar-besarnya US$ 600 juta tersebut akan digunakan untuk pembiayaan kembali Surat Utang (Notes) 2026, termasuk bunga dan biaya lainnya. Notes 2026 diterbitkan pada 14 September 2016 sebesar US$ 550 juta atau setara Rp 7,98 triliun dengan bunga sebesar 4,95%.

Apakah hutang ini akan aman bagi POWR?

Jelas aman karena kas dan setara kas ada US$277 milyar dan investasi ada US$122 milyar atau US$399 milyar.

Jadi jika teman-teman berencana masuk ke POWR pertimbangan utamanya bukanlah mengejar capital gain tetapi langsung menjadi cash cow melalui dividen yang diberikan.

E. KESIMPULAN PEMBAHASAN

POWR sangat layak menjadi cash cow bagi kita yang menginginkan tidur nyenyak dalam investasinya dengan catatan kita bukanlah investor yang tiap menit membuka OLT.

Ups investor kok buka OLT tiap menit. Itu investor atau trader ngaku investor? Hihi

F. RASIO PERUSAHAAN

1. EPS

Jika melihat EPS dari tahun 2018 sampai 2021 terlihat bahwa kinerja EPS POWR tidalha istimewa namun stabil bagus.

2. Book Value

Berbeda dengan bagian EPSnya, Book Value POWR stabil meningkat dari tahun ke tahun.

3. Arus Cash Flow

  • Aktivitas Operasi

Untuk arus kas dari aktivitas operasi tidak saya bahas karena tidak ada efek yang signifikan.

  • Aktivitas investasi

Untuk arus kas dari aktivitas pendanaan tidak saya bahas karena tidak ada efek yang signifikan.

  • Aktivitas pendanaan

Untuk arus kas dari aktivitas pendanaan tidak saya bahas karena tidak ada efek yang signifikan.

G. KESIMPULAN

1. Rasio-Rasio Penting

Harga : 675 (harga penutupan tanggal 22/04/2022)

EPS : 0.00562/80 (annualized) Kurs : 14.269

Book Value : 0.0434/619 (annualized) Kurs : 14.269

Harga Wajar : 1056 (Graham Number)

MOS : 36%

PER : 8.43

PBV : 1.09

GPM : 28.14

NPM : 17.57

ROE : 12.95

2. Analisa InveStory ID

Kesimpulan menggunakan harga Rp 675 berdasar Laporan Keuangan Full Tahun 2021 adalah layak masuk sebagai

  • value stock karena memang masih undervalue
  • dividen stock karena rata-rata dividen yield yang dibagikan berada di kisaran 7 hingga 9%

Namun ada yang unik dengan harganya karena jika dilihat menggunakan per tahun maka harganya sideways saja.

3. Harga Beli & Harga Jual

Harga Wajar : 1056 (Graham Number)

Target Profit :

Isikan :

  • target harga = harga wajar saham
  • harga sekarang = harga saham milik kita

Kita bisa menentukan target profit yang diinginkan dengan cara memasukkan harga pembelian kita dan harga wajar saham tersebut.

Semisal kita ingin mendapatkan target profit 50% di saham POWR ini maka harga maksimal yang masih bisa kita beli adalah Rp660.

Namun kalo kita sudah memiliki saham POWR sebelum membaca artikel ini saran saya bisa di avg down saat harganya turun 15% agar kita tidak kehabisan modal.

Masukkan harga milik kita dan masukkan berapa persentase penurunannya maka kita akan mengetahui di harga berapa sebaiknya kita melakukan avg down.

Bagaimana dengan titik jualnya?

Kita bisa menggunakan 2 metode yaitu ketika sudah sampai di harga wajarnya dan sudah mendapat keuntungan tertentu.

Saya menyertakan kalkulator agar teman-teman bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk menjual sahamnya.

Itulah analisa tentang POWR berdasar Lap Keuangan Kuartal 4 Tahun 2021

Sumber :

1. https://www.wartaekonomi.co.id/

2. https://industri.kontan.co.id/

3. https://www.idnfinancials.com/

4. https://www.cnbcindonesia.com/

(Visited 88 times, 1 visits today)

Artikel terkait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *