Gaet 3 Mitra, HRTA Targetkan Ekspor 10 Ton Perhiasan Di 2023
Direktur Investor Relation Hartadinata Abadi Thendra Chrisnanda mengatakan HRTA telah menggaet tiga partner ekspor dari India, yaitu Kundan, Bright Metal, dan LP Commodities dan menargetkan ekspor hingga 10 ton perhiasan dengan kadar 22 karat hingga akhir tahun 2023.
Kundan merupakan perusahaan manufaktur, refinery dan eksportir dari produk emas, perak, dan energi yang terbesar di India. BMR adalah perusahaan refinery emas dan perak yang berbasis di New Delhi, India yang memesan minimal 4,5 ton emas.
Di Q1 2023 HRTA mencatatkan pendapatan sebesar Rp 2,12 triliun, meningkat 53,84% dibanding Q1 2022 sebesar Rp 1,37 triliun.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh volume penjualan dalam emas murni yang meningkat sebesar 39,82% menjadi 2,16 ton, dari sebelumnya 1,55 ton. Di saat yang bersamaan, harga jual rerata alias average selling price (ASP) tumbuh 10,68% menjadi Rp 970.295 dari sebelumnya Rp876.675
Penjualan kepada grosir meningkat ke level 92,54% mengingat adanya penjualan ekspor, diikuti oleh penjualan ritel (6,60%) dan bisnis gadai (0,72%). Kontribusi penjualan ekspor HRTA mencapai sekitar Rp 500 miliar atau berkisar 30% dari total penjualan perseroan.

