(PREMIUM) ANJT Q1 2022 : Yakin Turn Around?

Berikut ini rangkuman singkat dari ANJT (PT Austindo Nusantara Jaya Tbk) berdasar LK Q1 2022

DOWNLOAD LAP KEUANGAN ANJT

A. ASET

Aset ANJT mengalami kenaikan tipis sebesar 1.6%.

Namun jika ditelusuri lebih lanjut ada kenaikan dari aset lancar ANJT yang didominasi oleh kenaikan 3 item berikut yaitu kas dan setara kas, persediaan dan biaya dibayar dimuka.

Untuk kas dan persediaan sudah paham. Saya akan membahas terkait biaya dibayar dimuka dan uang muka.

Biaya dibayar di muka adalah istilah dalam akuntansi ketika Anda membayar sesuatu namun tidak digunakan secara langsung pada periode akuntansi tersebut. Dalam konteks ANJT maka ANJT sudah membayar pajak pertambahan nilai lebih dulu.

Untuk uang muka , ketika naik artinya banyak perusahaan yang sudah yakin dengan kualitas ANJT sehingga mereka berani memberi uang muka sebelum barang datang.

Namun bagian piutang usaha mengalami penurunan. Sebenarnya ketika piutang usaha mengalami penurunan malah bagus karena uang hasil penjualan yang tadinya dalam bentuk hutang sudah berubah menjadi cash.

B. HUTANG

Hutang ANJT relatif stabil.

C. EKUITAS

Ekuitas ANJT mengalami kenaikan sebesar 2.5%. 

D. LAPORAN LABA RUGI

Dalam laporan laba rugi ini ada beberapa yang mengalami perubahan signifikan yaitu

1. Pendapatan

2. Beban pokok penjualan

3. Beban penjualan

4. Beban karyawan

1. Pendapatan

Ada kenaikan penjualan bersih sebesar 28.7%.

Berikut rincian kenaikan pendapatan dari ANJT dari sisi penjualan

  • minyak sawit mentah naik 23.6%
  • inti sawit naik 68.4%
  • tepung sagu naik 78.3%
  • edamame naik 178%.

Terlihat edamame dan tepung sagu memiliki kenaikan yang sangat signifikan dibanding yang lain.

Namun begitu untuk sata ini persentase penjualan di ranah sawit masih memegang peranan hingga 99%.

Kita sebagai investor ANJT wajib terus memantau pergerakan dari pendapatan ini agar kita bisa memonitor sumber pendapatan ANJT.

2. Beban pokok pendapatan

Namun kenaikan pendapatan juga  diikuti dengan kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 30.7%.

FYI, ANJT menyajikan data laporan keuangan dengan sangat rinci sehingga kita bisa benar-benar menelusuri terkait kinerja keuangannya.

Jika kita perhatikan maka ada hasil seperti ini

  • Sawit mentah dan inti pendapatannya 74.808.483 dengan beban pokoknya 54.013.224
  • Tepung sagu pendapatannya 378.789 dengan beban pokoknya 1.454.703
  • Edamame pendapatannya 203.198 dengan beban pokoknya 454.212

Artinya ANJT diluar sawit masih minus.

Sekarang kita lihat terkait biaya dari masing-masing bisnisnya.

Sawit kenaikan terbesar untuk pembelian TBS

Sagu kenaikan terbesar untuk pengolahan sagu

Edamame semua naik secara signifikan.

3. Beban penjualan

Perhatikan kembali bagian beban penjualan dari ANJT di bawah ini

Ada penurunan yang signifikan dari minus US$ sebesar 6.6 juta di Q1 2021 menjadi hanya US$ 244 ribu di Q1 2022.

Saya tidak menemukan penjelasan terkait beban penjualan ini di LK namun ketika browsing-brwosing menemukan catatan bahwa beban penjualan ini berhubungan dengan kegiatan pajak ekspor dari ANJT.

Perseroan mencatat beban usaha (bersih setelah pendapatan usaha) sebesar US$2,9 juta, turun sebesar 69,4% dari US$9,4 juta pada kuartal I/2021. Penurunan terutama disebabkan oleh turunnya beban penjualan sebagai dampak dari tidak adanya pungutan pajak ekspor di kuartal I/2022.

Artinya jika kita coba masukkan beban penjualan ini sebesar US$ 6.6 juta di Q1 2022 maka laba usahanya hanya tinggal kisaran US$ 10juta.

Tetap naik karena memang kenaikan laba brutonya jauh lebih tinggi Q1 2022 dibanding Q1 2021.

4. Beban karyawan

Ada kenaikan kisaran 25% terkait beban karyawan. Namun saat dibaca di CLK membahas terkait imbalan kerja.

E. EPS

Sudah tau kan kenapa EPS ANJT Q1 2022 meningkat pesat?

F. LAIN-LAIN

Untuk arus kas tidak saya bahas karena tidak ada efek yang signifikan.

G. KESIMPULAN

Adanya kenaikan pendapatan ternyata juga diikuti dengan kenaikan beban pokok pendapatan dan ternyata yang membuat kinerja ANJT sangat moncer di periode Q1 2022 ini karena tidak adanya beban penjualan yang disebabkan kebijakan perseroan untuk tidak melakukan ekspor.

Namun kenaikan pendapatannya juga punya andil mendongkrak kenaikan EPS.

Harga : 960 (harga penutupan tanggal 28/04/2022)

EPS : 0.0134/ 187 (annualized) Kurs : 14.000

Book Value : 0.1316/1842 (annualized) Kurs : 14.000

Harga Wajar : 2784 (Graham Number)

MOS : 66%

PER : 4.99

PBV : 0.51

GPM : 25.86%

NPM : 14.87%

ROE : 10.20%

Value investing : ANJT cocok sebagai saham value stock karena harga sekarang masih undervalue bahkan memberikan potensi kenaikan sebesar 190%

Growth investing : Sebenarnya jika hanya melihat kinerja EPS dari tahun 2019 hingga Q1 2022 ANJT layak masuk ke dalam growth stock.

Namun kita WAJIB memantau tiap kuartal karena 2 hal ini

  • ANJT merupakan emiten yang berhubungan dengan komoditas yaitu sawit
  • Kenaikan EPS di Q1 2022 ini sebagian diakibatkan faktor ekspor yaitu tidak adanya pajak ekspor

Dividen investing : ANJT belum cocok dijadikan dividen stock

Core investing : ANJT belum cocok dijadikan saham core investing.

ANJT layak sekali dijadikan salah satu saham value dan growth stock di sektor sawit dengan menawarkan potensi kenaikan di atas 190%

(Visited 111 times, 1 visits today)