Targetkan Penjualan Tumbuh 19% di Tahun 2023, Ini Strategi DSFI
Emiten yang bergerak di bidang pengolahan hasil tangkapan laut PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) menargetkan penjualan tumbuh 19% atau Rp 661 miliar. Tahun 2022 DSFI membukukan penjualan Rp 552 miliar.
Tetapi kinerja DSFI di Q1 2023 menurun 8,5% dibanding Q1 2022 atau mencatatkan pendapatan Rp 148.73miliar. Penurunan ini disebabkan oleh kontraksinya pasar ekspor. Namun, Direktur Utama DSFI Ewijaya menilai capaian ini masih sejalan dengan target akhir tahun DSFI.
Ewijaya menjabarkan strategi DSFI untuk menggenjot kinerja. Pertama, Pengembangan pasar ekspor ke pasar China, Arab Saudi, Korea Selatan dan negara lain di wilayah Eropa yang belum dimasuki.
Pangsa pasar utama DSFI saat ini adalah Amerika Serikat (AS) dengan kontribusi hingga 66%, negara Eropa 20%, Australia 6%, Jepang 3%, dan domestik 5%
Kedua, melakukan diferensiasi produk, salah satunya adalah diferensiasi produk olahan udang yang saat ini belum menjadi produk unggulan.
Ketiga efisiensi biaya dengan cara maksimalisasi sourcing points. Relokasi sourcing points ini diharapkan bakal meningkatkan volume dan menekan biaya per unit.
Terkait kenaikan harga bahan baku, DSFI menerapkan strategi untuk tidak bergantung ke satu jenis produk.
DSFI juga menerapkan strategi pricing. Namun, DSFI memasang sikap hati-hati dalam menaikkan harga karena adanya kompetisi dengan pemain lain.

