ADRO Q1 2023 : Karena Beban, Revenue Naik 50% Tapi Laba Bersih Hanya Naik 14%

ADRO Q1 2023 : Karena Beban, Revenue Naik 50% Tapi Laba Bersih Hanya Naik 14%
Sumber : https://images.bisnis-cdn.com/thumb/posts/2022/02/08/1498248/adaroenergy.JPG?w=600&h=400
Miliar RupiahQ1 2023Q1 2022%
BALANCED
Cash45,62661,624(25.96)
Total Asset148,872163,362(8.87)
S.T.Borrowing15,21637,082(58.97)
L.T.Borrowing26,84127,384(1.98)
Total Debt42,05764,466(34.76)
Total Equity106,81598,8968.01
Lembar Saham3031
INCOME STATEMENT
Revenue27,85618,55550.13
Gross Profit11,5619,11926.78
Operating Profit9,4658,39912.69
Net.Profit6,9396,06114.49
RATIO
Harga28003150-11.11
Deviden*25120124.88
Div Yield8.966.3840.49
EPS*92578218.30
BVPS3561319011.61
PER*3.034-24.86
PBV0.790.99-20.36
ROA*18.614.825.63
ROE*26.024.56.00
GPM41.549.1-15.55
OPM34.045.3-24.94
NPM24.932.7-23.74
Graham Number86097492
MOS67.4857.96
* Annualised

Download Lapkeu ADRO Q1 2023

Catatan :

  • Cash 30% dibanding total aset
  • Hutang jangka pendek naik 50% karena adanya utang pajak penghasilan
  • Revenue naik 50% tetapi laba bersih hanya naik 14%
  • Biaya yang naik cukup signifikan beban royalti, biaya pertambangan, biaya karyawan, biaya Cadangan untuk pembayaran penetapan pemerintah (terkait DMO) serta PNBP dan pendapatan pemerintah daerah

Kesimpulan

Jika menggunakan EPS 925 dan Book Value 3561 maka harga wajar saham ADRO menurut Graham Number sebesar 8609 berbanding dengan harga sekarang Rp 2800.

Artinya ADRO masih sangat undervalue.

Tetapi harga wajar ini jangan ditelan mentah-mentah ya karena semua tau jika emiten comodity akan naik turun seiring dengan harga comoditynya.

Value : Ya. Dislaimer sudah disampaikan ya

Growth : Tidak

Dividen : Ya/ Tidak. Dengan rata-rata dividen yield di kisaran 8% jelas ADRO cocok menjadi dividen stock. Tetapi karena ADRO merupakan commodity stock maka saran kami perlu diikuti setiap tahun kinerjanya.

Core : Tidak.

(Visited 235 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Artikel Lainnya